Fakultas Teknologi Industri

Website
Penjelasan lebih lanjut disini
Staf
Temui staf kami disini
Peta
Temukan lokasi kami disini

Informasi Umum dan Sejarah

Fakultas Teknologi Industri (FTI) didirikan pada tahun 1973. Namun, hampir seluruh program studi yang berada di bawah fakultas ini telah menjalankan kegiatan akademik sebelum FTI secara resmi berdiri. Setelah melalui beberapa kali perubahan organisasi, hingga Desember 2005 FTI menaungi tujuh departemen, yaitu Departemen Teknik Kimia, Departemen Teknik Mesin yang menyelenggarakan Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Material, Departemen Teknik Elektro, Departemen Teknik Fisika yang juga menyelenggarakan Program Magister Instrumentasi dan Kontrol, Departemen Teknik Industri, Departemen Teknik Informatika, serta Departemen Teknik Penerbangan.

Perubahan status ITB menjadi badan hukum otonom kemudian menjadi momentum untuk membangun tata kelola akademik serta pemanfaatan sumber daya yang lebih efektif dan efisien.

Surat Keputusan Rektor Nomor 222/SK/K01/OT/2005 tentang Pengelolaan Satuan Akademik di ITB membawa perubahan pada struktur organisasi satuan akademik. Berdasarkan keputusan tersebut, pengelolaan sumber daya dan program yang sebelumnya berada di tingkat departemen dialihkan ke tingkat Fakultas/Sekolah. Dekan memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan seluruh kegiatan akademik.

Sejak Januari 2006, ITB terdiri atas lima fakultas dan lima sekolah yang dibentuk berdasarkan rumpun keilmuan. Pada periode ini, sejumlah fakultas dan sekolah baru didirikan, salah satunya Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), yang menyelenggarakan Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Informatika.

Program studi lainnya, yaitu Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Fisika, Teknik Industri, Teknik Penerbangan, Teknik Material, serta Program Magister Instrumentasi dan Kontrol tetap berada di bawah FTI ITB.

Dalam reorganisasi lanjutan yang bertujuan meningkatkan kelincahan organisasi serta kemampuan ITB dalam merespons berbagai tantangan nasional secara cepat, pada Januari 2008 ITB membentuk Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 245/SK/OT/2007. Fakultas baru tersebut menyelenggarakan program sarjana dan pascasarjana dalam bidang Teknik Mesin, Teknik Dirgantara, dan Teknik Material.

Sejak saat itu, FTI ITB menyelenggarakan program pendidikan sarjana dan pascasarjana dalam bidang Teknik Kimia, Teknik Fisika, dan Teknik Industri, serta Program Studi Manajemen Rekayasa yang mulai diselenggarakan pada tahun 2010 dan Program Magister Instrumentasi dan Kontrol.

Pada tahun 2015, FTI ITB membuka dua program sarjana baru, yaitu Teknik Pangan serta Teknik Bioenergi dan Kemurgi.

Reorganisasi tersebut juga mengelompokkan staf akademik ke dalam kelompok-kelompok keahlian yang berperan sebagai ujung tombak dalam upaya ITB mewujudkan visi dan misinya.