Geopoint IMG ITB 2025: Implementasikan Ilmu Geodesi untuk Masyarakat

Oleh Mufi Ali Farkhan - Mahasiswa Oseanografi, 2021

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

Kegiatan Gemas oleh mahasiswa IMG ITB. (Dok. Panitia Geopoint 2025)

BANDUNG, itb.ac.id – Ikatan Mahasiswa Geodesi Institut Teknologi Bandung (IMG-ITB) menyelenggarakan GEOPOINT IMG ITB 2025 sebagai wadah bagi mahasiswa mengimplementasikan keilmuan geodesi dan geomatika dalam bentuk karya, produk, serta berbagai acara. Tahun ini, acara tersebut mengusung tagline "A Wonderful Adventure to Nusantara" dengan harapan dapat membuka wawasan lebih luas, tidak hanya bagi mahasiswa ITB tetapi juga masyarakat Indonesia secara umum.

Ketua Pelaksana GEOPOINT 2025 Adrian menjelaskan bahwa kegiatan ini terdiri atas empat acara, yaitu Geodesi untuk Masyarakat (GEMAS), Geospatial Competition, Geo Innovation, dan Navigacity. Keempat acara ini bertujuan memberikan manfaat kepada masyarakat, memperkenalkan geodesi, serta meningkatkan kesadaran akan peran geodesi dalam kehidupan sehari-hari.

Website kumpulan produk Geopoint ITB 2025. (Akses di sini)

GEMAS merupakan program pengabdian masyarakat yang mencakup dua kegiatan utama, yaitu Research and Development serta Community Service. Salah satu kegiatan dalam GEMAS adalah pemetaan dan inventarisasi lahan wakaf Ikraland di Sumedang yang dikelola oleh Yayasan Ikraland.

Pada kegiatan ini, tim GEOPOINT melakukan pemetaan lahan seluas 3-4 hektare untuk membantu pengelolaan wilayah serta menyediakan informasi spasial mengenai kondisi lahan, termasuk kebun dan kandang yang terdapat di sana. Selain itu, mereka mengembangkan platform website GIS agar masyarakat dapat mengakses informasi terkait lahan tersebut secara digital. Selain pemetaan, kegiatan Community Service dilakukan dengan memberikan edukasi kepada anak-anak di wilayah Ikralen mengenai dasar-dasar geospasial, seperti membaca peta dan memahami arah mata angin.

Kegiatan pengukuran di Ikraland oleh mahasiswa IMG ITB. (Dok. Panitia Geopoint 2025)

Sementara itu, Geospatial Competition menjadi ajang perlombaan yang bertujuan mengenalkan dan mengembangkan minat terhadap geodesi dan geomatika. Perlombaan ini mencakup Geoposter untuk siswa SMP dan SMA serta Kajian Karya Tulis Ilmiah (K2TI) bagi mahasiswa.

Kompetisi tersebut berlangsung sejak Agustus hingga November 2024, dengan final serta pengumuman pemenang dilakukan bersamaan dengan acara Geo Innovation. Sementara itu, Geo Innovation sendiri mencakup seminar nasional, pameran, dan awarding ceremony. Seminar nasional menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang keilmuan geodesi untuk membahas inovasi terbaru dalam bidang geospasial, sementara pameran menampilkan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat, termasuk produk dari GEMAS.

Puncaknya, awarding ceremony menjadi momen penganugerahan bagi pemenang kompetisi geospasial yang turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan hiburan. Acara Geopoint juga semakin semarak dengan hadirnya jingle resmi Geopoint yang kini sudah dapat diakses melalui Spotify.

Penyerahan penghargaan pada pemenang Geospatial Competition. (Dok. Panitia Geopoint 2025

Navigacity merupakan acara interaktif yang terbuka bagi peserta umum dan terdiri atas tiga bagian utama, yaitu Fun Run 5K, Geotagging Adventure Competition, dan Closing Ceremony.

Fun Run 5K menjadi ajang lari sejauh 5 kilometer di sekitar Kiara Artha Park Bandung, sementara Geotagging Adventure Competition menantang peserta untuk melakukan eksplorasi dan pemetaan menggunakan aplikasi MyGegep yang dikembangkan oleh panitia. Acara ini ditutup dengan closing ceremony sebagai penutupan resmi GEOPOINT 2025 pada 23 Februari 2025.

"Walaupun di awal ada kendala, alhamdulillah akhirnya bisa tertutup semua dengan banyaknya dukungan dari pihak luar, alumni, dan perusahaan," ujar Indira, Sekretaris Jendral Geopoint ITB 2025.

Penutupan kegiatan Geopoint ITB 2025. (Dok. Panitia Geopoint 2025)
Adrian dan tim berharap Geopoint IMG ITB dapat terus berkembang dan menjadi ajang yang lebih besar di masa mendatang.

"Semoga apa yang sudah dilakukan di Geopoint 2025 ini berkesan bagi semua pihak yang terlibat, baik panitia, peserta, maupun masyarakat umum. Kami ingin acara ini tidak hanya sebatas seru-seruan saat berlangsung, tetapi juga memberikan dampak nyata yang berkelanjutan," ungkapnya. Harapan serupa juga diungkapkan Indira, Sekjen Geopoint 2025, yang menekankan pentingnya Geopoint sebagai wadah bagi mahasiswa IMG untuk berkembang serta membawa ilmu geodesi lebih dekat kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan mahasiswa, masyarakat umum, hingga siswa SMA, Geopoint IMG ITB 2025 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkenalkan dan menerapkan keilmuan geodesi serta geomatika untuk kepentingan yang lebih luas.

Website produk Geopoint dapat diakses di sini.

Reporter: Mufi Ali Farkhan (Oseanografi, 2021)

#imgitb #geopoint img itb 2025 #geodesi