Pengembangan Purwarupa Sistem Artificial Intelligence (AI) “StunSmart” Berbasis Living Intelligence

Pengembangan Purwarupa Sistem Artificial Intelligence (AI) “StunSmart” Berbasis Living Intelligence untuk Prediksi dan Pencegahan Stunting Anak Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis sejak masa kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan. Masalah ini tidak berdiri sendiri. Stunting dipengaruhi oleh banyak faktor: gizi ibu dan anak, pola asuh, sanitasi, akses air bersih, kondisi sosial ekonomi, hingga keterbatasan layanan kesehatan. Karena sifatnya kompleks dan saling terkait, pencegahan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan solusi yang terintegrasi, berbasis data, adaptif, dan tepat sasaran. Video ini membahas penelitian konsorsium yang mengembangkan StunSmart, sebuah sistem prediktif dan preskriptif berbasis Artificial Intelligence (AI), Geographic Information System (GIS), dan Decision Support System (DSS) dengan pendekatan Living Intelligence. Sistem ini dirancang untuk mendukung pencegahan stunting secara komprehensif, individual, dan berbasis spasial. Pengembangan StunSmart dilakukan oleh konsorsium multidisiplin. ITB berperan sebagai koordinator utama dalam perancangan arsitektur sistem, integrasi data, pengembangan model AI, DSS, dan pemetaan GIS. IBTPI dan PENS berkontribusi pada pengembangan serta evaluasi model prediksi stunting berbasis data antropometri dan variabel sosial-lingkungan di Kota Pekanbaru. UNJA mengembangkan konten edukasi melalui observasi lapangan dan Focus Group Discussion (FGD), termasuk produksi video edukasi. Indihealth mendukung infrastruktur teknologi informasi, operasional sistem, dan pelaksanaan uji coba teknis. Secara fungsional, StunSmart memungkinkan pemetaan wilayah prioritas secara real-time, deteksi dini risiko stunting berbasis AI, serta penyusunan rekomendasi intervensi yang lebih presisi. Implementasi sistem ini berpotensi meningkatkan efektivitas program penanggulangan stunting, mengoptimalkan alokasi anggaran kesehatan, dan berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Penelitian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Tahun Anggaran 2025 berdasarkan Kontrak Nomor 002/C3/DT.005.00/RIKUB/2025 tanggal 10 September 2025. #rikub #diktisaintek #diktisaintekberdampak