ITB dan Kedutaan Besar Yaman Jajaki Kerja Sama Akademik Internasional
Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BANDUNG, itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan proporsi mahasiswa asing di lingkungan kampus. Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan antara pimpinan ITB dan Kedutaan Besar Republik Yaman untuk Indonesia yang berlangsung di Kampus ITB Ganesha, Bandung, Jumat (7/8/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. beserta jajaran dan Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh.
Pertemuan ini berfokus pada diskusi peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi, khususnya terkait kemudahan akses dan skema beasiswa bagi calon mahasiswa asal Yaman yang ingin melanjutkan studi jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), maupun Doktor (S3) di ITB.
Prof. Tata menyampaikan bahwa ITB secara aktif terus mendorong internasionalisasi kampus dengan membuka peluang seluas-luasnya bagi mahasiswa internasional berkualitas.
"Kami menyediakan berbagai skema pendanaan dan beasiswa, baik beasiswa internal ITB maupun skema beasiswa pemerintah seperti Kemitraan Negara Berkembang (KNB)," ujar Prof. Tata.
Dalam mekanisme penerimaan mahasiswa pascasarjana, seleksi kualitas calon mahasiswa akan dinilai secara komprehensif oleh para profesor dan tim akademisi di masing-masing fakultas/sekolah yang relevan. Guna memastikan kualitas calon mahasiswa yang direkrut, ITB mendorong penyusunan pemetaan universitas-universitas terkemuka di Yaman.
Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambut hangat inisiatif kerja sama ini. Pihak Kedutaan Besar Yaman menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pendataan universitas unggulan di Yaman serta mengoordinasikan calon-calon mahasiswa terbaik agar dapat menempuh pendidikan di ITB.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan diplomasi dan kebudayaan antara Indonesia dan Yaman, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia berbasis sains, teknologi, dan seni di kedua negara.
.jpg)

.jpg)




