ITB dan Pertamina Resmikan Program Profesi Insinyur untuk Perkuat SDM Energi Nasional

Oleh Anggun Nindita -

Editor Muhammad Efriza Pandia

BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama PT Pertamina (Persero) secara resmi membuka Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) dalam upaya memperkuat sumber daya manusia (SDM) di sektor energi nasional. Acara pembukaan dilangsungkan pada Kamis (8/1/2026), di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga).

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 419 pekerja dari lingkungan Pertamina Group dinyatakan lolos seleksi untuk menjadi mahasiswa PSPPI ITB. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menyiapkan tenaga insinyur yang kompeten, profesional, dan mampu menghadapi tantangan transformasi digital dan transisi energi di industri energi Indonesia.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Ir. Simon Aloysius Mantiri, S.T., M.B.A., menegaskan bahwa kolaborasi dengan ITB merupakan langkah strategis untuk memastikan kompetensi teknis para insinyur sejalan dengan standar nasional dan global. Menurutnya, penguatan kompetensi SDM menjadi kunci utama menghadapi perubahan industri, terutama di era transisi energi yang dinamis.

Senada dengan itu, Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina, Andy Arvianto, M.B.A., C.R.P., menambahkan bahwa pengembangan kompetensi melalui pendidikan profesi merupakan investasi jangka panjang perusahaan untuk menjaga relevansi dan keberlanjutan bisnis ke depan.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menyambut positif kerja sama ini. "Bahwa program ini bukan sekadar pemberian gelar, tetapi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan industri," ujarnya.

Rektor juga menekankan pentingnya peran insinyur yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memegang teguh etika profesi dan nilai integritas.

Program PSPPI ITB ini dirancang untuk menggabungkan standar profesional industri dengan kedalaman ilmu akademik, serta memberikan pengalaman pendidikan yang relevan. Peserta yang terdaftar dibagi ke dalam dua moda pendidikan: Moda Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi profesional berpengalaman dan Moda Reguler untuk penguatan fundamental keinsinyuran.

Sebagai bagian dari komitmen bersama, Pertamina dan ITB berharap lulusan program ini akan menjadi insinyur masa depan yang mampu mendukung kedaulatan energi nasional sekaligus menjawab tantangan ketahanan, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi Indonesia.

#psppi #psppi itb #pertamina #sdg4 #quality education #sdg7 #affordable and clean energy #sdg8 #decent work and economic growth #sdg9 #industry innovation and infrastructure