Orasi Ilmiah Prof. Henndy Ginting: Modifikasi Perilaku untuk Membentuk Kepemimpinan Paripurna

Oleh Azka Madania Nuryasani - Mahasiswa Mikrobiologi, 2022

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

BANDUNG, itb.ac.id – Prof. Dr. Henndy Ginting, S.Psi., M.Si.Psikolog., Guru Besar Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Modifikasi Perilaku Kepemimpinan Paripurna” di Aula Barat, ITB Kampus Ganesha, Sabtu (8/8/2026).

Membangun Kepemimpinan yang Siap Menghadapi Masa Depan

Prof. Henndy mengawali orasinya dengan mempertanyakan efektivitas proses fit and proper test dalam mempersiapkan seorang pemimpin menghadapi tantangan masa depan. Perubahan lingkungan bisnis yang dipicu oleh digitalisasi, kecerdasan buatan, transisi energi, keberlanjutan, serta dinamika geopolitik global telah meningkatkan kompleksitas kepemimpinan organisasi.

“Organisasi tidak cukup hanya memiliki pemimpin yang tepat. Organisasi juga harus memiliki sistem yang terus-menerus mengembangkan perilaku kepemimpinan agar pemimpin mampu belajar lebih cepat daripada perubahan yang terjadi di sekitarnya,” ujar Prof. Henndy.

Konsep kepemimpinan paripurna yang ditawarkan Prof. Henndy lahir dari pertemuan antara kebutuhan nyata organisasi dan kajian ilmiah mengenai perilaku manusia. Dari berbagai teori kepemimpinan, Prof. Henndy merumuskan lima dimensi kepemimpinan paripurna, yaitu kualitas intrapersonal, keterampilan interpersonal, kemampuan bisnis dan manajemen, kompetensi menggerakkan organisasi, serta perspektif global. Kelima dimensi tersebut dipandang sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi.

Perumusan Model Kepemimpinan Paripurna

Prof. Henndy menjelaskan mekanisme modifikasi perilaku yang digunakan untuk mengembangkan lima dimensi melalui suatu leadership journey yang terintegrasi. Pengembangan kepemimpinan perlu dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri. Pengembangan kualitas intrapersonal dan keterampilan interpersonal diawali melalui Touch the Heart (TTH), yaitu pengalaman pembelajaran berbasis keterlibatan sosial yang menumbuhkan kesadaran diri, empati, dan kepedulian terhadap orang lain.

Selanjutnya setelah fondasi tersebut terbentuk, dikembangkan Professional Qualification (PQ) dengan memperkuat kemampuan bisnis dan manajemen melalui pendekatan case-based learning, dan Competency-Based Learning (CBL) dengan mengembangkan kompetensi menggerakan organisasi melalui berbagai aktivitas perilaku seperti simulasi, games, role play, observasi, umpan balik, dan refleksi.

“Seorang pemimpin mungkin dapat memimpin organisasi dengan kecerdasannya, tetapi ia hanya akan menginspirasi orang lain ketika terlebih dahulu berhasil memimpin dirinya sendiri,” katanya.

Pengembangan kemudian dilanjutkan melalui Global Exposure, yang dirancang untuk memperluas perspektif terhadap berbagai isu strategis, seperti ESG, transisi energi, serta business and risk mindset.

Pendekatan tersebut diperkuat melalui Open the Mind (OTM), yaitu proses pembelajaran yang memanfaatkan industry benchmarking, expert learning, dialog, refleksi, dan penyusunan action plan untuk membantu menghubungkan pembelajaran global dengan tantangan organisasi.

Keseluruhan pembelajaran diintegrasikan melalui Ideation, yaitu penerapan seluruh hasil pembelajaran ke dalam proyek nyata yang memberikan kontribusi bagi organisasi sekaligus memperkuat perubahan perilaku kepemimpinan. Model ini telah diimplementasikan secara bertahap melalui Leadership Development Program di PT PLN (Persero).

Profil Prof. Dr. Henndy Ginting, S.Psi., M.Si.Psikolog.

Prof. Dr. Henndy Ginting, S.Psi., M.Si.Psikolog., lahir di Kabanjahe, Sumatera Utara, pada 14 November 1971. Beliau merupakan Ketua Kelompok Keahlian Manajemen Manusia dan Pengetahuan di SBM ITB. Prof. Henndy mulai menjadi dosen pada 1 Desember 1997 dan dikukuhkan sebagai Guru Besar pada 1 Juli 2025 dengan bidang kepakaran modifikasi perilaku.

Beliau menempuh pendidikan sarjana, profesi psikolog, dan magister di Universitas Padjadjaran, kemudian menyelesaikan pendidikan doktor di Radboud University Nijmegen, Belanda. Prof. Henndy aktif dalam penelitian, pengembangan institusi, pengabdian masyarakat, serta pengembangan manusia dan organisasi. Beliau juga terlibat dalam organisasi profesi psikologi dan berbagai kerja sama internasional.

Atas kontribusinya, Prof. Henndy menerima sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan bidang Pengabdian Masyarakat pada Dies Natalis ITB 2025, penghargaan dosen bidang Karya Inovasi pada Dies Natalis ITB 2022, serta penghargaan Best Community Services pada SBM ITB Reward System 2021.

#itb #sbm #sekolah bisnis dan manajemen #program studi manajemen #guru besar #profesor #orasi ilmiah #henndy ginting #kepemimpinan #kepemimpinan paripurna #modifikasi perilaku #pengembangan kepemimpinan #manajemen manusia dan pengetahuan #leadership development #pengembangan sumber daya manusia #transformasi organisasi #sdg 4 #quality education #sdg 8 #decent work and economic growth #sdg 16 #peace justice and strong institutions