Pameran Ekspedisi Patriot: Menteri Transmigrasi RI dan ITB Dorong Riset Lapangan dan Beasiswa Patriot

Oleh Aura Salsabila Alviona - Bioteknologi, 2025

Editor Anggun Nindita


BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Eksekutif Multi Kampus (DEMK) dan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) menyelenggarakan Pameran Program Ekspedisi Patriot yang secara resmi dibuka pada hari Senin (23/2/2026), di Gedung CADL, ITB Kampus Ganesha. Agenda ini menampilkan berbagai capaian positif berupa pemetaan potensi wilayah, solusi atas persoalan strategis, serta pengembangan produk unggulan dari kawasan transmigrasi di berbagai penjuru Indonesia.

Acara pembukaan dihadiri oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D., Ketua Senat Akademik ITB Prof. Edy Tri Baskoro, M.Sc., Ph.D., serta jajaran pimpinan ITB dan kementerian terkait.

Dalam sambutannya, Menteri Transmigrasi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen dan kontribusi ITB dalam mendukung pengembangan kawasan transmigrasi melalui Program Transmigrasi Patriot. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan pameran yang dinilai mampu memperlihatkan secara nyata hasil kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah.

“Kami dari Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia memberikan apresiasi bukan saja atas pelaksanaan Program Transmigrasi Patriot yang telah berjalan dengan sangat baik, tetapi juga atas inisiatif menyelenggarakan pameran ini. Pameran ini menjadi bukti bahwa transmigrasi saat ini berkembang sebagai program pembangunan kawasan yang berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyatakan bahwa Ekspedisi Patriot merupakan wujud nyata peran ITB sebagai universitas yang unggul dan berdampak. Ia menekankan bahwa inovasi yang berkelanjutan lahir dari perpaduan keunggulan akademik, empati sosial, serta keterlibatan langsung dengan masyarakat.

“Ekspedisi Patriot menunjukkan komitmen ITB untuk menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan nasional. Inovasi membutuhkan empati, dan solusi yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kemitraan serta kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Prof. Lavi Rizki Zuhal, menambahkan bahwa program ini mendapatkan respons yang sangat positif dari sivitas akademika ITB. Lebih dari 700 dosen ITB terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi sepanjang tahun ini.

Program Ekspedisi Patriot ITB 2025 menjadi contoh kolaborasi berskala besar yang melibatkan 57 tim lintas disiplin. Koordinator Tim Ekspedisi Patriot ITB, Prof. Dr. Sri Maryati, S.T., MIP., menjelaskan bahwa program ini didukung oleh 57 dosen dari 12 fakultas/sekolah di ITB, serta 228 mahasiswa aktif dan alumni yang berkontribusi langsung di lapangan.


Selama kurang lebih 3,5 bulan (26 Agustus–9 Desember 2025), tim melaksanakan kegiatan di 29 kawasan Transmigrasi yang tersebar di 21 provinsi dan berbagai lokus, mulai dari Aceh hingga Papua. Sebaran lokasi mencakup Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, mencerminkan cakupan nasional program ini.

Di lapangan, tim melakukan pemetaan potensi dan kebutuhan wilayah melalui diskusi kelompok, observasi, serta wawancara mendalam. Hasil kegiatan tersebut meliputi rekomendasi penguatan infrastruktur, pengembangan komoditas unggulan, serta penerapan teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan karakteristik lokal. Seluruh capaian ini divisualisasikan dalam pameran sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus inspirasi bagi publik.

Ke depan, sinergi positif antara ITB dan Kementerian Transmigrasi diharapkan terus berlanjut dan semakin diperkuat. Salah satunya melalui rencana peluncuran Program Beasiswa Patriot pada tahun 2026, yang mendorong mahasiswa untuk melakukan riset terapan sekaligus berkontribusi langsung di kawasan transmigrasi demi mendukung pembangunan yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

#itb berdampak #ekspedisi patriot #sdg4 #quality education #sdg9 #industry innovation infrastructure #sdg10 #reducedi nequalities #sdg11 #sustainable cities and communities #sdg17 #partnerships for the goals