The Greater Hub SBM ITB dan DKST Raih Predikat A dalam Pemeringkatan Lembaga Inkubator Bisnis Nasional 2026
Oleh -
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
JAKARTA, itb.ac.id - The Greater Hub (TGH), unit inkubator bisnis di bawah Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), bersama dengan Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) ITB, meraih predikat Kategori A dalam Pemeringkatan Lembaga Inkubator Bisnis Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) Republik Indonesia melalui platform SIPENSI.
Penghargaan diserahkan pada Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di SMESCO Indonesia, Jakarta, Senin (29/6/2026). Sertifikat diberikan langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Pencapaian ini sangat istimewa mengingat saat ini tercatat 746 lembaga inkubator bisnis tersebar di seluruh Indonesia. Dari ratusan lembaga tersebut, hanya 141 yang mengajukan diri dalam pemeringkatan tahun ini, 126 di antaranya dinyatakan lolos verifikasi administrasi, dan pada akhirnya hanya 17 lembaga — termasuk The Greater Hub SBM ITB dan DKST — yang berhasil meraih predikat tertinggi, Kategori A.
Dengan begitu, The Greater Hub SBM ITB dan DKST menempatkan diri di antara kurang dari 2,5% dari seluruh lembaga inkubator bisnis di Indonesia yang berhasil meraih predikat Kategori A. Hal ini menjadi pencapaian yang mengukuhkan posisi keduanya sebagai lembaga inkubator dengan tata kelola dan dampak terbaik di tingkat nasional.
The Greater Hub (TGH) adalah lembaga inkubator bisnis di bawah Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) yang berfokus pada pengembangan dan pendampingan startup melalui program inkubasi terstruktur.

Kepala The Greater Hub, Dina Dellyana, mengatakan, “Jalan menuju peringkat A ini lumayan menantang karena syarat yang diperlukan sangat detail dan menggambarkan proses inkubasi yang harus ideal dan memadai dari masa pre-inkubasi dan post-inkubasi. Penilaian juga dilakukan sampai empat tahun ke belakang, yang artinya inkubator harus konsisten dalam menerapkan standar operasi.”
Pemeringkatan SIPENSI
Pemeringkatan Inkubator SIPENSI merupakan program evaluasi nasional dari Kementerian UMKM untuk mengukur tata kelola, kapasitas, dan dampak lembaga inkubator bisnis di Indonesia. Program ini menghasilkan predikat Kategori A, B, atau C, yang berfungsi memperkuat kredibilitas lembaga inkubator sekaligus membuka akses prioritas pembinaan dari pemerintah.
Berdasarkan data resmi SIPENSI per 5 Mei 2026, tercatat 746 lembaga inkubator tersebar di seluruh Indonesia, dengan konsentrasi tertinggi masih berada di Pulau Jawa. Dari sisi peserta pemeringkatan, Jawa Timur (21), Jawa Barat (20), dan Jawa Tengah (15) merupakan tiga wilayah dengan jumlah pendaftar terbanyak.
Dari 126 lembaga yang lolos verifikasi administrasi, sebaran jenis lembaganya terdiri atas Lembaga Pendidikan (57), Masyarakat (21), Pemerintah Daerah (19), Badan Usaha (19), dan Pemerintah Pusat (10) — menunjukkan bahwa inkubator berbasis perguruan tinggi seperti The Greater Hub SBM ITB mendominasi jumlah peserta, sekaligus menjadikan pencapaian predikat A ini sebagai pembeda di tengah ketatnya persaingan antar sesama institusi pendidikan.
Makna Pencapaian bagi The Greater Hub SBM ITB
Predikat Kategori A memberikan sejumlah manfaat strategis bagi The Greater Hub SBM ITB, antara lain:
1. Pengakuan resmi atas kualitas tata kelola dan kapasitas kelembagaan dari Kementerian UMKM RI;
2. Akses jejaring dan prioritas pembinaan, membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan program-program pemerintah dan investor;
3. Evaluasi terukur, yang menjadi landasan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pendampingan bagi para tenant binaan.
Pencapaian ini menegaskan posisi The Greater Hub SBM ITB sebagai salah satu lembaga inkubator bisnis terkemuka di Indonesia, sekaligus menjadi bukti konsistensi SBM ITB dalam mendukung ekosistem kewirausahaan dan inovasi nasional melalui pendampingan startup yang berkelanjutan.





