Kolaborasi ITB dan Alumni ITB 77 dalam Rangka Reuni Emas, Gagas Kontribusi Pendidikan Berkelanjutan bagi Mahasiswa, Alumni ITB, dan Masyarakat
Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BANDUNG, itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Ikatan Alumni ITB angkatan 1977 (IA ITB77) berkolaborasi menggagas tradisi baru dalam peringatan reuni emas 50 tahun dengan menghadirkan kontribusi berkelanjutan bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat. Di antaranya melalui penyelenggaraan Kuliah Keprofesian selama satu tahun penuh dan penyediaan fasilitas golf simulator.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi (WRKMAA) ITB Dr. A. Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn., serta Direktur Kealumnian dan Pengembangan Karier ITB Prof. Dr.rer.nat. apt. Sophi Damayanti dengan Panitia Reuni 50 Tahun ITB77 di Rektorat ITB, Selasa (3/2/2026).
WRKMAA ITB, Dr. A. Rikrik Kusmara mengatakan, “ITB bersama alumni ITB 77 berkomitmen mengembangkan pendidikan berkelanjutan dan pengembangan karier bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan Profesional Berkelanjutan ITB dan Direktorat Kealumnian dan Pengembangan Karier ITB.”
Ia menambahkan, pengalaman alumni di berbagai bidang dapat melengkapi dan menguatkan pengetahuan bagi karier mahasiswa, alumni, dan masyarakat.
“ITB berharap para alumni yang memiliki pengalaman sebagai eksekutif profesional baik di pemerintahan dan non pemerintah dapat berkontribusi dalam membantu program pendidikan berkelanjutan. Kepakaran yang dimiliki para eksekutif profesional ini diharapkan dapat menguatkan pengetahuan yang tidak terdapat dalam kurikulum pendidikan namun sangat dibutuhkan bagi pengembangan karier baik mahasiswa, alumni ITB, maupun masyarakat luas. Melalui Direktorat Pendidikan Profesional Berkelanjutan ITB, diharapkan paket-paket pelatihan dapat semakin beragam sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan para profesional sehingga dapat terus menguatkan kebutuhan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Kuliah Keprofesian sebagai Tradisi Reuni 50 Tahun
Salah satu program utama yang dibahas adalah pelaksanaan Kuliah Keprofesian secara maraton selama satu tahun di setiap program studi. Melalui skema ini, alumni ITB77 yang telah berpengalaman di berbagai bidang akan berbagi pengetahuan dan praktik profesional kepada mahasiswa ITB, baik secara langsung di fakultas/sekolah maupun melalui platform ITB Continuing Education Center (ICE Center) di bawah Direktorat Pendidikan Profesional Berkelanjutan ITB.
Harapannya inisiatif ini dapat menjadi tradisi baru bagi setiap angkatan ITB yang merayakan reuni emas. Dengan begitu, momentum reuni, selain ajang silaturahmi, juga menjadi sarana transfer pengetahuan lintas generasi secara berkelanjutan.
Golf Park Sabuga dan Penguatan Misi Pendidikan Olahraga
Selain program kuliah keprofesian, rangkaian reuni 50 tahun ITB77 juga ditandai dengan pembangunan Ruangan Golf Simulator bernama “Golf Park – Sumbangan Golfer ITB” di Sabuga. Soft launching fasilitas ini telah dilakukan pada 20 Januari 2026.
Ruangan Golf Simulator tersebut dirancang untuk mendukung berbagai program edukatif dan kompetisi, bekerja sama dengan Unit Ganesha Golf ITB. Pada tahun 2026, program yang direncanakan meliputi pertandingan antar mahasiswa ITB serta pengenalan olahraga golf kepada siswa SD, SMP, dan SMA di sekitar kampus ITB. Program ini akan diperluas pada tahun 2027 dengan menyasar mahasiswa se-Bandung serta pelajar dari berbagai wilayah di Kota Bandung.
Lebih jauh, fasilitas ini juga mengusung misi pendidikan dengan menjaring junior golfer berbakat di Bandung. Bagi peserta yang memiliki potensi dan diterima di ITB, IA ITB77 menyiapkan skema beasiswa. Selain itu, peluang beasiswa ke kampus-kampus di Amerika Serikat juga diupayakan bagi junior golfer berbakat. Ruangan Golf Simulator ini dilengkapi dengan fasilitas pelatihan daring yang memungkinkan peserta dibimbing langsung oleh pelatih dari Jakarta maupun dari Amerika Serikat.
Kolaborasi Alumni untuk Kebermanfaatan Berkelanjutan
Melalui berbagai inisiatif tersebut, ITB dan alumni menegaskan komitmennya untuk berkontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, keprofesian, dan minat bakat mahasiswa ITB. Seluruh program dirancang sebagai bagian dari sinergi alumni dengan institusi, guna memperkuat peran ITB sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, kepemimpinan, dan karakter unggul.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Ketua Panitia Reuni 50 Tahun ITB77 Agus Alwie (Director & Chief Development Officer PT Bakrieland Development Tbk 2013-2022), Dosen ITB Dr. Bambang Edhi Leksono, Komisaris Pertamina Hulu Energi Nanang Untung, mantan Direktur Utama PT Kertas Kraft Aceh Andriano Baharudin, mantan Direktur Operasi PT Pupuk Iskandar Muda Bambang Sedewo, serta Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Investasi (2019–2024) Triharyo Soesilo.
Kolaborasi strategis ini menjadi praktik kontribusi alumni yang berdampak berkelanjutan bagi generasi penerus.

.png)
.jpg)


