Dosen KK Statistika dan Aljabar ITB Gelar Pengabdian Masyarakat, Perkuat Kompetensi Guru SD di Bandung Raya

Oleh Iko Sutrisko Prakasa Lay - Matematika, 2021

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

Dr. Gantina Rachmaputri, S.Si., M.Si. memberikan materi Edugame sebagai inovasi dalam pengajaran Aljabar.

KAB. BANDUNG, itb.ac.id – Kelompok Keahlian Statistika dan Aljabar, Program Studi Matematika, Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menggelar pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan bertajuk “Penguatan Kompetensi dan Efikasi Guru dalam Pembelajaran Aljabar dan Statistika melalui Integrasi Teknologi dan Kearifan Lokal di Bandung Raya”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yaitu pada 1–2 Agustus 2025 ini diselenggarakan di Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, dan diikuti oleh 30 guru termasuk 10 kepala sekolah, serta tiga pengawas pendidikan dari tiga gugus sekolah dasar di Margahayu.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Dr. Yuli Sri Afrianti, S.Si., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi ITB kepada masyarakat, yang dimulai dari lingkungan terdekat.

“Kami berpikir untuk memulai dari lingkungan terdekat lebih dahulu, karena ITB memiliki area binaan di Bandung Raya. Bersyukurnya, niat baik tersebut disambut dengan baik,” ujar Dr. Yuli.

Kegiatan pelatihan dibagi dalam dua hari, dengan fokus pada pembelajaran aljabar di hari pertama dan statistika di hari kedua. Pada hari pertama, para peserta diperkenalkan pada pendekatan pembelajaran aljabar menggunakan media kontekstual dan teknologi yang dibawakan oleh Dosen KK Aljabar ITB, Dr. Gantina Rachmaputri, S.Si., M.Si. dan Dr. Math. Fajar Yuliawan, S.T., M.Si.. Topik yang dibahas adalah penggunaan board game edukatif dan aplikasi GeoGebra untuk menyampaikan konsep pecahan, pola bilangan, dan persamaan sederhana dengan cara yang lebih menyenangkan. Permainan seperti "Menjodohkan Pecahan", "Petualangan Persamaan", dan "Pola Misteri" dirancang agar siswa dapat belajar aljabar secara intuitif melalui permainan kelompok.

Di hari kedua, pembelajaran statistika difokuskan pada cara mengolah dan menganalisis data sederhana yang relevan dengan dunia siswa dan dibawakan oleh Dosen KK Statistika ITB, yaitu Dr. Utriweni Mukhaiyar, S.Si., M.Si., Maharani Ahsani Ummi, Ph.D, Dr. Sandy Vantika, S.Si., M.Si., dan Dr. Yuli Sri Afrianti, S.Si., MT. Modul yang digunakan memuat data riil dari sekolah-sekolah di Margahayu, namun telah dianonimkan untuk menjaga privasi. Guru diajak menggunakan Microsoft Excel dan teknik sederhana untuk membuat diagram batang, membaca rata-rata dan modus, serta menafsirkan data dalam konteks pengambilan keputusan di sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong guru untuk memanfaatkan data dalam proses pembelajaran maupun evaluasi hasil belajar secara lebih efektif.

Ketua KK Statistika, Prof. Udjianna Sekteria Pasaribu, Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat seperti ini telah lama menjadi bagian dari misi ITB. Ia menyoroti pentingnya proses belajar yang mendalam, bukan sekadar hasil akhir.

Ketua KK Aljabar, Prof. Dr. Muchtadi Intan Detiena, S.Si., M.Si., yang diwakilkan oleh Aleams Barra, Ph.D., juga menekankan bahwa konsep-konsep dasar matematika harus disampaikan secara menarik dan kontekstual sejak pendidikan dasar.

“Kalau di SD mereka belajar matematika dengan menyenangkan, harapannya ke depannya mereka juga akan tetap senang belajar matematika. Tapi kalau sudah takut dari awal, rasa takut itu bisa terbawa hingga dewasa,” ujar Barra.

Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, S.Si., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas partisipasi para guru dan pengawas yang hadir. Ia berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ruang pertukaran inspirasi dan memperkuat kompetensi guru dalam pengajaran matematika yang kontekstual dan menyenangkan.

“Semoga semua materi yang disampaikan dapat mendukung proses pembelajaran Bapak dan Ibu semua, sehingga ke depannya pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan lebih maju,” tuturnya.

Berbagai pihak turut menyuarakan harapan agar kegiatan ini terus berlanjut. Pengawas Gugus II, Teti Hartati, dan Pengawas Gugus III, Muhamad Toha, menyatakan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk diteruskan dan bahkan diperluas, karena guru sebagai ujung tombak pendidikan memerlukan pembekalan yang berkelanjutan. Teti menambahkan bahwa banyak guru di gugus lain yang juga ingin berpartisipasi, namun terkendala kuota. Dari Pengawas Gugus I, Mukhamad Yusuf Sukandar, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I PGRI Kabupaten Bandung turut menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi dan numerasi yang sejalan dengan komponen dalam rapor pendidikan.

Dengan antusiasme peserta dan respons positif dari para pengawas, kegiatan ini menegaskan kembali bahwa penguatan kapasitas guru merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan yang lebih bermakna. ITB, melalui FMIPA dan kolaborasi lintas keilmuan, terus berupaya dalam memainkan peran aktif dalam menjembatani kebutuhan pendidikan dasar dan perkembangan keilmuan, sehingga pendidikan Indonesia semakin siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Reporter: Iko Sutrisko Prakasa Lay (Mahasiswa Matematika, 2021)