Grand Seminar ICEE 2026 Dorong Infrastruktur Cerdas dan Berkelanjutan

Oleh --- -

Editor Anggun Nindita

BANDUNG, itb.ac.id - Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung bersama Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) ITB kembali menyelenggarakan ITB Civil Engineering Expo (ICEE) 2026 sebagai wadah kolaborasi mahasiswa dan para ahli teknik sipil dari seluruh Indonesia. ICEE 2026 menghadirkan ruang berbagi inovasi dan gagasan melalui rangkaian kegiatan EXPO, grand seminar, dan kompetisi guna mendukung kemajuan masa depan teknik sipil nasional.

Mengusung tema besar #SmartStructureSmarterFuture: Forging the Next Era of Infrastructure Through Digital Transformation, ICEE 2026 menitikberatkan pada peran transformasi digital infrastruktur melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Big Data, dan Internet of Things (IoT) dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang cerdas dan berkelanjutan.

Sebagai salah satu agenda utama, Grand Seminar ICEE 2026 mengangkat tema “From Vision to Implementation: Digital Transformation for Smart, Integrated, and Sustainable Infrastructure”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Aula Barat ITB, dan dihadiri oleh 507 peserta yang terdiri atas akademisi, praktisi, mahasiswa, serta pemangku kepentingan di bidang infrastruktur.

Rangkaian acara Grand Seminar diawali dengan Pameran VIP yang menampilkan berbagai inovasi dan karya teknik sipil ITB dari kelompok keahlian Rekayasa Struktur, Rekayasa Geoteknik, Teknik Sumber Daya Air, Rekayasa Transportasi, serta Konstruksi dan Manajemen Infrastruktur. Pameran ini menjadi sarana diseminasi hasil riset dan pengembangan yang relevan dengan tantangan infrastruktur masa depan.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam mempercepat adopsi teknologi digital di sektor infrastruktur.


Sesi Keynote Speech menghadirkan dua pembicara utama. Keynote pertama disampaikan oleh Febrian Alphyanto Ruddyard, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dengan tema “From 2045 Vision to Smart Infrastructure Pipeline: The Role of Digital Transformation and the Next Generation”. Paparan ini menyoroti arah kebijakan pembangunan infrastruktur nasional menuju visi Indonesia Emas 2045 melalui transformasi digital.

Keynote kedua disampaikan oleh Emanuel Kurniawan Kriswijayanto, Executive Vice President of Strategic Portfolio and Subsidiary Management PT Kereta Api Indonesia (Persero), yang membahas “Transforming Railway Operations in the Digital Era: Lessons from a National Operator”. Sesi ini mengulas pengalaman transformasi digital pada operasional perkeretaapian nasional.


Grand Seminar dilanjutkan dengan tiga sesi diskusi panel. Sesi pertama bertema “Smart Water Infrastructure Innovation: Collaborating Nexus Policy and Construction Technology for Modern Urban Wastewater Management” menghadirkan Abdul Malik Sadat Idris (Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas), Hokkop Situngkir (Direktur Biomassa PLN Energi Primer Indonesia), dan Yasuyuki Shintani (Managing Director Japan Microtunneling Association).

Sesi kedua mengangkat tema “Integrating BIM and Digital Twin Technologies for Smart and Digital Development” dengan pembicara Almi Mardhani (Kepala Satuan Kerja Pembangunan Infrastruktur Otorita Ibu Kota Negara), Ir. Yan Arianto (Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman PT Adhi Karya (Persero) Tbk.), serta Biemo Woerjanti Soemardi, Guru Besar Teknik Sipil ITB. Diskusi ini menyoroti integrasi teknologi Building Information Modeling (BIM) dan Digital Twin dalam pembangunan infrastruktur modern.

Sesi ketiga bertema “The Passenger First: How Digital Transformation is Reshaping the Railway Experience” menghadirkan Syahrudin (Asisten Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I), Wilman Hatoguan Marudut (Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko PT KAI (Persero)), serta Harun Al Rasyid, Guru Besar Teknik Sipil ITB.

Melalui penyelenggaraan ICEE 2026, ITB menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berperan aktif dalam mendorong inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan sumber daya manusia unggul untuk menjawab tantangan transformasi digital infrastruktur di Indonesia.

#itb #icee 2026 #grand seminari cee #civil engineering expo