ITB dan PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia) Perkuat Kerja Sama Pengembangan Talenta
Oleh Anggun Nindita -
Editor Muhammad Efriza Pandia
BANDUNG, itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkuat kerja sama dengan PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat Pimpinan A, Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Rabu (23/9/2026). Kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa ITB untuk mengembangkan kompetensi, memperoleh pengalaman industri, serta membangun karier di perusahaan ritel global.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi ITB, Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn., bersama Chief Operating Officer PT Fast Retailing Indonesia, Shu Nagae.
Kerja sama ITB dan UNIQLO Indonesia telah terjalin sejak tahun 2024 melalui berbagai program pengembangan talenta, rekrutmen, dan kesempatan memperoleh pengalaman internasional. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah lanjutan untuk memperluas manfaat kolaborasi bagi mahasiswa dan lulusan ITB.
Dr. Rikrik Kusmara menyampaikan apresiasi atas komitmen UNIQLO Indonesia dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan bersama ITB. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda yang inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Melalui kerja sama ini, ITB berharap dapat memperluas kesempatan mahasiswa dalam mengikuti program magang, pengembangan karier, serta pertukaran pengetahuan dengan para praktisi industri. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat berkembang ke bidang penelitian dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Shu Nagae menegaskan bahwa penandatanganan MoU bukan sekadar kesepakatan formal, melainkan komitmen nyata perusahaan untuk turut mempersiapkan calon pemimpin bisnis masa depan di Indonesia.
Dalam implementasinya, kerja sama ini mencakup empat program utama, yakni pelatihan manajemen intensif bagi mahasiswa terpilih, rekrutmen melalui UNIQLO Management Candidate (UMC) Program, kuliah dan seminar bersama praktisi UNIQLO, serta kunjungan ke toko dan kantor operasional perusahaan.
Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami praktik bisnis ritel secara langsung, sekaligus menghubungkan pengetahuan akademik yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan dan tantangan dunia kerja.
Kolaborasi ITB dan UNIQLO Indonesia juga telah memberikan hasil nyata dalam pengembangan karier lulusan. Hingga saat ini, UNIQLO telah merekrut lebih dari 100 alumni ITB secara akumulatif, termasuk 16 lulusan yang bergabung melalui UMC Program pada periode 2025–2026.
Sejumlah alumni ITB bahkan telah menduduki posisi strategis di perusahaan, antara lain Head of Marketing, Manajer E-Commerce, hingga Block Leader yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan operasional toko UNIQLO di Indonesia.
Selain peluang karier di dalam negeri, kolaborasi ini turut menghadirkan pengalaman internasional. Sejumlah mahasiswa dan perwakilan ITB telah memperoleh kesempatan mengikuti kunjungan pabrik di Shanghai, Tiongkok, serta program rekrutmen langsung ke kantor pusat UNIQLO di Tokyo, Jepang, melalui Global Leadership Program.
Shu Nagae menekankan bahwa investasi terpenting bagi UNIQLO terletak pada pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk terus membuka kesempatan belajar dan bertumbuh bagi talenta muda Indonesia.
Melalui penguatan kemitraan ini, ITB dan UNIQLO Indonesia berharap dapat membangun hubungan yang semakin erat antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus menghadirkan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa dan alumni ITB untuk mengembangkan potensi serta berkontribusi di tingkat nasional maupun global.


