ITB Perkuat Jejaring Pendidikan dan Riset di Maluku melalui Kunjungan Kerja Rektor ke Ambon

Oleh Merryta Kusumawati - Teknik Geodesi dan Geomatika, 2025

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

Kunjungan Rektor dan WRAM ITB ke Universitas Pattimura.

AMBON, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan rangkaian kunjungan kerja strategis ke Ambon pada bulan Desember 2025 guna memperluas kolaborasi pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia di kawasan Indonesia Timur.

Penguatan Kemitraan Daerah dan Penutupan Program Patriot

Direktur Direktorat Persiapan Bersama ITB, Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si., mengatakan kunjungan diawali dengan kehadiran Rektor ITB pada penutupan Program Patriot di Maluku, sebuah program nasional untuk pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan pemuda terlatih. Kehadiran Rektor ITB menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para peserta Patriot sekaligus komitmen ITB mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor ITB melakukan pertemuan resmi dengan Pemerintah Daerah Maluku Tengah untuk membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, riset, dan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan lokal. Pertemuan tersebut membuka ruang dialog strategis terkait pengembangan SDM dan penguatan ekosistem pendidikan di Maluku.

Sinergi Akademik ITB - Universitas Pattimura

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan resmi di Universitas Pattimura (Unpatti). Agenda diawali dengan silaturahmi pimpinan dan diskusi akademik mengenai penguatan kerja sama kelembagaan, riset lintas bidang, serta peluang implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Rektor ITB juga memberikan kuliah umum yang dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan pimpinan Unpatti. Melalui kuliah ini, ITB menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.

“Sinergi antarperguruan tinggi merupakan fondasi penting untuk memperkuat kapasitas riset dan kepemimpinan akademik di Indonesia Timur,” ujar Prof. Fatimah.

Selain agenda akademik, Rektor ITB juga berkesempatan mengunjungi kampung halaman Rektor Universitas Pattimura sebagai bagian dari rangkaian silaturahmi dan penghormatan antarpimpinan perguruan tinggi. Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan personal, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi yang menjadi fondasi utama kerja sama antara ITB dan Unpatti.

Nota Kesepahaman ITB-UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon

Kunjungan Rektor dan WRAM ITB di UIN Ambon.

Agenda lainnya adalah penandatanganan Nota Kesepahaman antara ITB dan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon. Kesepakatan ini mencakup kerja sama dalam pendidikan pascasarjana, penguatan STEM, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama strategis ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kapasitas akademik dan peningkatan kualitas SDM Maluku.

“ITB melihat potensi besar di Maluku, dan melalui Nota Kesepahaman ini kami berkomitmen untuk memperluas dampak pendidikan dan riset bagi masyarakat,” ujar Prof. Fatimah.

Penguatan Sekolah Unggul, Program Pra-Universitas, dan Pengembangan SDM

Melalui Direktorat Persiapan Bersama (Ditsama), ITB turut menjajaki peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk pengembangan program pra-universitas dan peningkatan kompetensi pendidik. Salah satu implementasinya adalah pendampingan Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) di SMA Siwalima Ambon.

Dalam kegiatan tersebut, Rektor ITB memberikan kuliah motivasi untuk mendorong semangat belajar, kepemimpinan, serta kesiapan siswa melanjutkan studi di perguruan tinggi. Selain itu, berbagai potensi kolaborasi riset, inovasi, dan program S2 Pengajaran yang menekankan penguatan STEM, kepemimpinan, dan literasi kecerdasan artifisial turut dibahas sebagai bagian dari pengembangan SDM Maluku.

Pada akhir kegiatan, Prof. Fatimah menegaskan pentingnya memperkuat jejaring ITB di Maluku secara berkelanjutan.

“ITB memandang Maluku sebagai wilayah strategis yang kaya potensi dan membutuhkan dukungan kolaborasi akademik yang inklusif serta berkelanjutan. Kami berharap kerja sama yang terbangun dapat memberikan dampak nyata bagi pendidikan, riset, dan pengembangan SDM,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, ITB akan mulai mengimplementasikan program-program kerja sama, memperluas kegiatan riset bersama, serta mengembangkan pendampingan pendidikan bagi sekolah dan calon mahasiswa unggul di Maluku.

#itb berdampak #kampus berdampak #itb4impact #diktisaintek berdampak #sdg4 #quality education #sdg9 #industry innovation and infrastructure #sdg10 #reduced inequalities #sdg17 #partnerships for the goals