Usai Lolos ke Divisi 1 LIMA, Tim Basket Putra UBG ITB Raih 5 Prestasi Sepanjang 2026

Oleh Chysara Rabani - Mahasiswa Teknik Pertambangan, 2022

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.

Tim basket putra UBG ITB meraih Juara 1 Liga Mahasiswa (LIMA) Mandiri Basketball 2025.

BANDUNG, itb.ac.id — Tim bola basket putra Unit Basket Ganesha (UBG) Institut Teknologi Bandung (ITB) menorehkan lima prestasi di berbagai kompetisi antarkampus sepanjang 2026. Tim meraih Juara 3 Tarumanegara Sport and Competition (TSAC) 2026, Juara 1 3X3 Pertamina Goes to Campus 2026, Juara 1 Foudre Ultimate Student League 2026, Juara 3 Kejora LSPR 2026, serta menjadi runner-up Piala Panglima TNI 2026.

Rangkaian prestasi tersebut melanjutkan keberhasilan tim basket putra ITB yang sebelumnya menjadi Juara Divisi 2 Liga Mahasiswa (LIMA) Mandiri Basketball 2025 Regional Bandung. Capaian selama dua tahun terakhir menjadi bagian dari upaya tim untuk meningkatkan daya saing di kompetisi basket antarkampus sekaligus membangun pembinaan atlet mahasiswa yang berkelanjutan.

Di tengah tantangan regenerasi pemain setiap tahun, tim menjaga performa melalui program latihan yang konsisten, memperkuat kekompakan antarpemain, serta menjalankan sistem pembinaan melalui Tim A dan Tim B, open selection, dan penerimaan mahasiswa melalui jalur SSU-Talenta. Upaya tersebut membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan olahraga, disiplin, kerja sama, dan mental bertanding di samping menjalani pendidikan akademik.

Salah satu momentum yang mengawali rangkaian pencapaian tersebut terjadi ketika ITB mengalahkan Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan skor 61–52 pada final LIMA Mandiri Basketball 2025 Regional Bandung. Kemenangan tersebut mengantarkan ITB menjadi juara Divisi 2.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. ITB mampu tampil lebih solid melalui kontrol rebound dan disiplin dalam menjaga turnover. Konsistensi tersebut membuat ITB mampu mempertahankan permainan hingga akhir laga. Kapten tim ITB, Marcell Yaparto, mengatakan pencapaian tersebut melampaui target awal tim.

“Target kami awalnya sampai final. Kami bersyukur bisa masuk final dan menjadi juara. Persiapan kami juga sudah cukup lama di tim internal,” ujar Marcell seusai pertandingan.

Kemenangan tersebut menjadi momentum bagi tim basket putra ITB untuk kembali bersaing di berbagai kompetisi antarkampus.

Raih Lima Prestasi Sepanjang 2026

Tim basket putra ITB meraih Juara 1 Foudre Ultimate Student League 2026.

Setelah menjuarai Divisi 2 LIMA Mandiri Basketball 2025 Regional Bandung, tim basket putra ITB melanjutkan kiprahnya dengan mengikuti sejumlah kompetisi di Bandung dan Jakarta sepanjang 2026. Dari berbagai kompetisi tersebut, ITB berhasil meraih lima podium, yakni Juara 3 Tarumanegara Sport and Competition (TSAC) 2026, Juara 1 3X3 Pertamina Goes to Campus 2026, Juara 1 Foudre Ultimate Student League (Foudre USL) 2026, Juara 3 Kejora LSPR 2026, serta runner-up Piala Panglima TNI 2026.

Selain lima pencapaian tersebut, ITB turut berkompetisi pada Uption 2026 dan Campus League Season 1 2026 Regional Bandung, meski belum meraih podium.

Tim basket putra ITB meraih Runner-up Piala Panglima TNI 2026.

Manajer Tim Basket ITB, Dhafin Yashi, menyebut Piala Panglima TNI 2026 sebagai salah satu pencapaian yang paling berkesan. Dalam kompetisi tersebut, ITB mampu mengalahkan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dan membawa pertandingan melawan Perbanas Institute hingga overtime. Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan kemampuan tim dalam menghadapi persaingan basket antarkampus.

Perkembangan tim didukung konsistensi latihan, chemistry antarpemain, serta masuknya mahasiswa baru melalui jalur SSU-Talenta. Setelah menjadi juara pada 2025, latihan lapangan tetap dilakukan tiga kali dalam seminggu dengan tambahan dua sesi latihan di pusat kebugaran, disertai pertandingan uji coba dengan kampus lain.

Ke depan, ITB menargetkan dapat bertahan di Divisi 1 LIMA Mandiri Basketball 2026 dan berupaya lolos ke LIMA Nasional. Tim juga menargetkan podium pada Campus League Season 2 2027.

Regenerasi untuk Menjaga Keberlanjutan

Tim basket putra ITB meraih Juara 3 Kejora LSPR 2026.

Untuk menjaga keberlanjutan prestasi, tim basket putra ITB menerapkan sistem regenerasi melalui dua skuad, yaitu Tim A dan Tim B, dengan sistem promosi dan degradasi. Selain itu, perekrutan pemain muda dilakukan melalui open selection setiap tahun dan jalur SSU-Talenta.

Dhafin menjelaskan bahwa pemain baru tidak hanya dinilai berdasarkan kemampuan awal, tetapi juga perkembangan, komitmen dalam mengikuti latihan, dan kemauan untuk belajar. Mereka berlatih bersama tim, mengikuti sparring, serta memperoleh pengalaman bertanding secara bertahap.

Pemain senior juga berperan sebagai teladan, mulai dari disiplin dalam latihan hingga cara menerima evaluasi pelatih dan menghadapi pertandingan yang sulit. Menurut Dhafin, salah satu tantangan terbesar dalam regenerasi adalah pergantian pemain setiap tahun. Karena itu, tim berupaya membangun budaya kerja yang tidak bergantung pada individu dengan menjaga sistem latihan, komunikasi, dan kebiasaan kerja tim.

“Yang paling ingin kami wariskan adalah budaya kerja keras, rasa memiliki terhadap tim, dan semangat untuk saling mendukung,” ujar Dhafin.

Ia berharap generasi berikutnya tidak hanya mewarisi capaian kompetitif, tetapi juga disiplin, kekompakan, dan mentalitas untuk terus berkembang. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, tim basket putra ITB diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan prestasi akademik dan olahraga dapat berjalan beriringan.

#itb #mahasiswa itb #prestasi mahasiswa #prestasi nasional #basket itb #ubg itb #tim basket itb #olahraga #liga mahasiswa #lima #pengembangan mahasiswa #ssu talenta #sdg 3 #good health and wellbeing #sdg 4 #quality education