Dari Akses Obat hingga Air Bersih, Tim Ekspedisi Patriot ITB Beri Edukasi pada Warga Kampung Bumi Sahaja
Oleh --- -
Editor Muhammad Efriza Pandia
JAYAPURA, itb.ac.id — Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar edukasi kesehatan, pelatihan penggunaan platform Lerehfarma.id, serta edukasi sanitasi air bagi masyarakat Kampung Bumi Sahaja, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Digitalisasi Infrastruktur Layanan Kesehatan yang dikembangkan Tim 11 Ekspedisi Patriot ITB untuk mendukung akses informasi dan layanan kesehatan masyarakat di kawasan transmigrasi.
Ekspedisi Patriot merupakan program Kementerian Transmigrasi yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk ITB. Dalam program tersebut, Tim 11 ITB mengembangkan Lerehfarma.id, platform digital yang dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai layanan kesehatan di wilayah setempat.
Ketua Tim 11 Ekspedisi Patriot ITB, Dr. Muhammad Yudhistira Azis, M.Si., mengatakan kegiatan di Kampung Bumi Sahaja difokuskan pada tiga hal, yakni edukasi pola hidup bersih dan sehat, pemanfaatan layanan kesehatan berbasis digital, serta pemahaman mengenai sanitasi dan akses air bersih.

"Dalam pelatihan Lerehfarma.id, warga dan kader kesehatan diperkenalkan dengan sejumlah fitur platform, mulai dari informasi layanan kesehatan, pemantauan ketersediaan obat, hingga fasilitas penyampaian pengaduan layanan secara digital," katanya.
Selain persoalan layanan kesehatan, tim turut memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan dan akses air bersih sebagai salah satu upaya mencegah penyakit yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Bumi Sahaja tersebut diikuti antara lain oleh kader kesehatan, anggota PKK, dan Karang Taruna. Salah seorang warga, Asbur Djailani, mengatakan ketersediaan obat dan akses air bersih masih menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat setempat.
“Di Kampung Bumi Sahaja ini masalah utamanya adalah obat yang sering habis. Selain itu, masalah air bersih juga menjadi perhatian kami. Kami berharap kegiatan edukasi kesehatan, pelatihan web, dan pembahasan sanitasi seperti ini bisa lebih sering dilakukan agar masyarakat semakin paham dan terbantu,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan dan pengembangan program tersebut turut didukung melalui kolaborasi berbagai pihak. Tim menyampaikan apresiasi kepada Tim Ekspedisi Patriot Kawasan Transmigrasi Lereh, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Kemanusiaan (DPMK) ITB, Kementerian Transmigrasi RI, FMIPA ITB, Laboratorium Kimia Analitik FMIPA ITB, Program Studi Kimia, serta Program Studi Sistem Informasi FMIPA Universitas Cenderawasih atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan.
Apresiasi juga disampaikan kepada Prof. Henry Setiyanto, Dekan Universitas Pertahanan RI, serta Brigjen Kopassus Wawan Subarjo, Wakil Dekan Akademik Fakultas Teknik Universitas Pertahanan RI, yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.

Melalui pengembangan Lerehfarma.id, edukasi kesehatan, serta kolaborasi lintas institusi, Tim Ekspedisi Patriot ITB berharap pemanfaatan teknologi dapat semakin mendukung akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan sanitasi di Distrik Yapsi dan sekitarnya.

.jpeg)



.jpg)

