Grand Summit IYREF 2026 Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transisi Energi Berkelanjutan
Oleh Vito Egi Nandriansyah - Teknik Geofisika, 2021
Editor Muhammad Efriza Pandia
BANDUNG, itb.ac.id – Indonesian Youth Renewable Energy Forum (IYREF) 2026 menggelar Grand Summit IYREF 2026 di Aula Timur, ITB Kampus Ganesha, Sabtu (16/5/2026), sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Mengusung semangat inovasi dan kolaborasi, kegiatan ini menghadirkan seminar, talkshow, exhibition, hingga awarding performance yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, industri, serta generasi muda dalam satu forum. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus memantik aksi nyata mahasiswa dalam mendukung agenda transisi energi nasional.
Head of Public Relation IYREF 2026, Fikri Dwi Novianto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Grand Summit IYREF 2026 lahir sebagai respons terhadap tantangan global terkait transisi energi yang semakin mendesak. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai penggerak inovasi dalam menciptakan masa depan energi yang lebih berkelanjutan.
“IYREF 2026 hadir untuk membangun awareness bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki peran penting sebagai penggerak inovasi energi terbarukan di Indonesia. Dampak yang ingin kami bangun bukan hanya peningkatan pengetahuan, tetapi juga lahirnya kolaborasi, inovasi, dan keberanian mahasiswa untuk terlibat langsung dalam solusi nyata menuju net zero emission dan sustainable development,” ujarnya.

Tema besar Grand Summit IYREF 2026 difokuskan pada penguatan inovasi dan kolaborasi generasi muda dalam mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia. Tema tersebut diterjemahkan melalui berbagai rangkaian acara, mulai dari seminar yang menghadirkan perspektif akademik dan kebijakan, talkshow lintas sektor mengenai implementasi nyata di industri dan masyarakat, hingga sesi penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi mahasiswa di bidang energi terbarukan.
Salah satu kekuatan utama Grand Summit IYREF 2026 terletak pada pendekatan multidisiplin yang diusung. Kehadiran pembicara dari kementerian, sektor industri energi, praktisi ekonomi, hingga figur publik mencerminkan bahwa tantangan transisi energi tidak dapat diselesaikan hanya melalui satu disiplin ilmu.
Fikri menjelaskan bahwa pemerintah memiliki peran sebagai regulator, industri bertindak sebagai implementator teknologi, sementara akademisi berkontribusi melalui riset dan pengembangan inovasi. Di sisi lain, figur publik dan masyarakat juga diperlukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan energi.
“Ekosistem renewable energy yang kuat hanya dapat tercipta melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas disiplin ilmu. Karena itu, IYREF 2026 ingin mempertemukan berbagai perspektif dalam satu forum yang sama,” katanya.
IYREF 2026 juga ingin mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi penonton perkembangan energi global, melainkan turut mengambil peran sebagai inovator, researcher, dan problem solver yang aktif menghadirkan solusi. Kehadiran pembicara dari kementerian diharapkan mampu memperlihatkan besarnya peluang kontribusi generasi muda dalam bidang riset, teknologi, maupun inovasi energi.
.jpg)
Tak hanya menjadi ruang diskusi, Grand Summit IYREF 2026 juga menjadi wadah apresiasi melalui exhibition dan awarding bagi karya serta riset unggulan mahasiswa di bidang energi terbarukan dan keberlanjutan. Berbagai inovasi yang ditampilkan tahun ini meliputi pengembangan energi surya, pemanfaatan limbah menjadi sumber energi, sistem smart energy berbasis Internet of Things (IoT), hingga teknologi efisiensi energi.
Proyek-proyek tersebut diharapkan tidak hanya menjadi inspirasi bagi peserta, tetapi juga menawarkan solusi aplikatif yang relevan dengan tantangan energi di Indonesia saat ini.
Bagi panitia, keberhasilan Grand Summit IYREF 2026 tidak diukur semata dari jumlah peserta maupun kemeriahan acara, melainkan dari dampak jangka panjang yang dapat dihasilkan. Melalui forum ini, IYREF berharap tercipta jejaring kolaborasi yang lebih erat antara mahasiswa, akademisi, industri, dan pemerintah, sekaligus meningkatnya minat generasi muda terhadap isu energi terbarukan.
“IYREF 2026 diharapkan dapat menjadi katalis yang mendorong lahirnya ide, riset, dan inovasi baru, sehingga generasi muda Indonesia semakin aktif berkontribusi dalam mewujudkan transisi energi berkelanjutan,” tutup Fikri.
.jpg)

.jpg)


