ITB Lanjutkan Kolaborasi Hyundai JUMP School Batch 3, 30 Mahasiswa Jadi Relawan Pendidikan Berkualitas bagi Pelajar di Bandung
Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
JAKARTA, itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) melanjutkan kolaborasi dalam Hyundai JUMP School Indonesia Batch 3, program mentoring pendidikan yang mempertemukan mahasiswa dengan pelajar serta mentor profesional. Pada tahun ketiga pelaksanaannya, sebanyak 30 mahasiswa ITB terpilih menjadi mahasiswa relawan yang akan mendampingi pelajar di sejumlah sekolah di Bandung.
Keberlanjutan kolaborasi tersebut ditandai dalam seremoni Hyundai JUMP School Indonesia di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum kelulusan peserta Batch 2, dimulainya Batch 3, serta penandatanganan MoU bersama para mitra program.
Direktur Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. apt. Muhamad Insanu, S.Si., M.Si., mengatakan keberlanjutan partisipasi ITB dalam Hyundai JUMP School menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada mahasiswa melalui keterlibatan langsung dengan masyarakat.
“Keberlanjutan partisipasi kami dalam Hyundai JUMP School mencerminkan komitmen ITB dalam memberikan kesempatan belajar yang bermakna bagi mahasiswa melalui keterlibatan sosial dan kolaborasi. Tidak hanya berbagi pengetahuan, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan empati, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab yang lebih kuat terhadap komunitas di sekitar mereka,” ujarnya.
Ia berharap, seiring dengan perkembangan program tersebut, kolaborasi yang dibangun dapat memberikan dampak yang semakin luas dan berkelanjutan bagi mahasiswa maupun masyarakat.
30 Mahasiswa ITB Terlibat sebagai Relawan

Pada Batch 3, Hyundai JUMP School Indonesia melibatkan 30 mahasiswa ITB yang akan memberikan pendampingan kepada pelajar di enam sekolah, yakni SDN 65 Cihampelas, SDK Hidup Baru, SD Pandu, SMP PGRI 2, SMAK Hidup Baru, dan SMAK Dago.
Para mahasiswa akan berinteraksi secara rutin dengan siswa untuk berbagi pengetahuan, memberikan pendampingan pembelajaran, serta dukungan emosional selama program berlangsung.
Pendampingan tersebut berlangsung dengan model kolaboratif yang menghubungkan pelajar, mahasiswa, dan mentor profesional. Melalui proses tersebut, pelajar mendapatkan dukungan dalam pembelajaran, sedangkan mahasiswa memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta keterampilan praktis.
Mahasiswa juga mendapatkan bimbingan dari mentor profesional dengan berbagai latar belakang, termasuk karyawan Hyundai dan profesional lainnya, untuk mendukung pengembangan kemampuan akademik, profesional, dan personal mereka.
Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2024, program ini diproyeksikan telah memberikan manfaat kepada sekitar 1.400 pelajar secara kumulatif melalui kegiatan pembelajaran dan mentoring.
President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, mengatakan perkembangan program tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Hyundai dalam mendukung generasi muda Indonesia.
“Melalui program ini, kami ingin memberdayakan generasi muda untuk terus belajar, berbagi, dan menginspirasi generasi berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, perluasan program dan melibatkan perguruan tinggi, antara lain ITB, UI, dan ITS menunjukkan upaya untuk memperluas dampak positif Hyundai JUMP School dan membangun komunitas yang semakin kuat pada masa mendatang.



