Peneliti ITB Kembangkan Geolini: Seismograf Digital Portabel yang Mampu Merekam Gempa hingga Ribuan Kilometer
Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
Geolini dirancang agar dapat digunakan untuk pemantauan aktivitas tektonik, vulkanik, mikroseismik, hingga kegempaan terinduksi, sehingga dapat mendukung kebutuhan peneliti, institusi pemantauan kebencanaan, maupun sektor industri.
Inovasi yang dikembangkan oleh Dr. Ir. Zulfakriza, S.Si., M.T. dan Prof. Dr.Sc. Ir. Andri Dian Nugraha, S.Si., M.Si. ini dikembangkan sebagai langkah menuju kemandirian teknologi instrumentasi geofisika nasional sebagai negara dengan aktivitas kegempaan dan vulkanik yang tinggi. Hal ini pun untuk mengurangi ketergantungan terhadap instrumen pemantauan gempa impor.
Setelah melalui pengembangan sejak 2020, Geolini kini telah mencapai Versi 2 dan mampu mengirimkan data secara nirkabel untuk pemantauan real-time dari jarak jauh. Keandalannya telah diuji dengan instrumen standar industri, digunakan di lapangan panas bumi dan eksplorasi migas, serta mulai dipasarkan melalui platform Ganesa Connection.
“Selama ini kita menggunakan produk-produk luar negeri. Sehingga kami mencoba untuk mengembangkan seismometer produk dalam negeri untuk kemandirian teknologi,” ujar Dr. Zulfakriza, seperti dikutip pada YouTube DRI ITB, Senin (24/8/2026).
Inisiasi proyek ini bermula pada 2020 saat pandemi COVID-19 dan kini telah memasuki tahun kelima pengembangan. Prof. Andri Dian Nugraha mengatakan, riset dimulai dari purwarupa (prototype) sederhana hingga kini diarahkan menuju skala produksi yang lebih luas.
Nama Geolini merupakan akronim yang membawa filosofi Seismograf Ganesa untuk Bangsa, dengan memadukan kata Geo yang merujuk pada bumi dan lini, istilah dalam bahasa Sunda yang berarti gempa.
Ringan dan Fleksibel untuk Penggunaan di Lapangan

Berdasarkan spesifikasi teknisnya, Geolini dirancang sebagai seismometer digital tiga komponen yang sangat ringan (an ultra-lightweight, three-component digital seismometer). Bobotnya yang ringan dan desainnya yang portabel memungkinkan proses pemasangan dilakukan dengan cepat, bahkan oleh satu orang, di lokasi dengan tingkat kebisingan sedang.
Selain praktis, bodi Geolini dirancang tahan air (waterproof) dengan perlindungan segel cincin-O (O-ring seals) pada berbagai bagiannya sehingga dapat digunakan pada beragam kondisi lingkungan.
Instrumen tersebut dapat digunakan untuk pemantauan seismik lokal hingga mikroseismik (microseismic), termasuk aktivitas tektonik, vulkanik, maupun kegempaan terinduksi (induced seismicity). Penggunaannya juga dapat diterapkan untuk pemantauan aktivitas seismik akibat perekahan hidraulis (hydraulic fracturing) serta aplikasi lain yang membutuhkan resolusi tinggi dan rentang dinamis yang luas.
Mampu Merekam Gempa hingga Ribuan Kilometer

Keandalan Geolini telah diuji secara komparatif di Stasiun Seismograf ITB Kampus Jatinangor dengan menyandingkannya bersama instrumen standar yang digunakan di industri.
Dalam pengujian tersebut, Geolini mampu merekam gelombang gempa regional dari Pelabuhan Ratu berkekuatan magnitudo 5,4 hingga gempa teleseismik berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi di selatan Mindanao, Filipina, dengan jarak ribuan kilometer dari lokasi alat.
“Terlihat bahwa konsistensi rekaman pascakejadian gempa, baik fase gelombang P (Primer) maupun fase gelombang S (Sekunder) untuk alat yang kita kembangkan, Geolini, konsisten merekam dan setara dengan brand asing,” kata Dr. Zulfakriza.
Selain itu, Geolini juga telah digunakan selama tiga bulan di lapangan panas bumi serta dalam kegiatan eksplorasi migas di Kalimantan. Penggunaan di lapangan menjadi bagian penting untuk menguji ketahanan dan konsistensi perangkat dalam kondisi operasional yang berbeda.
Menuju Hilirisasi dan Kemandirian Instrumentasi Geofisika
Sebagai bagian dari proses hilirisasi, Geolini kini telah dipasarkan melalui platform pasar digital ITB, Ganesa Connection. Langkah tersebut membuka peluang agar hasil riset tidak berhenti pada tahap purwarupa, tetapi dapat digunakan lebih luas untuk kebutuhan penelitian maupun aplikasi di lapangan.


.png)



