Sejumlah Universitas Dunia Jajaki Kolaborasi dengan ITB dalam QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026

Oleh NNA -

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.


BALI, itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) memperluas jejaring kerja sama internasional melalui partisipasinya dalam QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 yang diselenggarakan di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, pada 3–5 November 2026.

Sejumlah perguruan tinggi dari berbagai kawasan dunia menjajaki peluang kolaborasi dengan ITB, mulai dari penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan program mobilitas internasional.

Selama penyelenggaraan forum, stan pameran ITB dikunjungi oleh delegasi berbagai perguruan tinggi internasional yang tertarik mengenal lebih jauh program akademik, penelitian, dan peluang kerja sama yang ditawarkan ITB.

Delegasi yang berkunjung berasal dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, antara lain Korea Selatan, Tiongkok, India, Malaysia, dan Filipina. Selain itu, ITB menerima kunjungan perwakilan perguruan tinggi dari kawasan Asia Tengah, seperti Kazakhstan dan Uzbekistan, serta Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Palestina. Sejumlah perguruan tinggi dari Amerika Serikat dan Inggris turut menjajaki potensi kolaborasi dengan ITB.

Pertemuan tersebut membuka peluang pengembangan kerja sama di berbagai bidang, antara lain penelitian bersama (joint research), pertukaran mahasiswa dan dosen, penyelenggaraan summer course, serta pengembangan program pendidikan dan penelitian kolaboratif.

ITB dan Singapore Management University Tandatangani Nota Kesepahaman

Salah satu agenda dalam rangkaian QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 adalah penandatanganan nota kesepahaman antara ITB dan Singapore Management University (SMU) pada Rabu (4/11/2026).

Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., IPU, ASEAN Eng., dan President of Singapore Management University, Prof. Lily Kong, BBM, PBM, FBA.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara kedua universitas sekaligus membuka peluang pengembangan kolaborasi akademik dan penelitian di tingkat internasional.

Selain menerima kunjungan delegasi di stan pameran ITB, Rektor ITB turut melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan pimpinan perguruan tinggi dan mitra internasional.

Prof. Tatacipta juga berpartisipasi dalam forum Presidents' Roundtable yang mempertemukan para pimpinan universitas dari berbagai negara. Forum ini menjadi ruang diskusi mengenai tantangan, peluang, dan arah pengembangan pendidikan tinggi global, termasuk penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor ITB bertemu dengan Jessica Turner, Chief Executive Officer (CEO) QS Quacquarelli Symonds. Pertemuan tersebut untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus bertukar pandangan mengenai perkembangan pendidikan tinggi, internasionalisasi, reputasi akademik, serta pentingnya kolaborasi dan dampak penelitian perguruan tinggi di tingkat global.

Prof. Tatacipta mengatakan, partisipasi ITB dalam forum internasional untuk meningkatkan visibilitas, reputasi global, serta membangun hubungan akademik yang produktif dan berkelanjutan.

Melalui interaksi langsung dengan berbagai mitra internasional, ITB berupaya mengembangkan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan masyarakat luas. Upaya tersebut sejalan dengan strategi ITB dalam memperkuat daya saing global menuju target peringkat 150 universitas terbaik dunia pada 2030.

Keikutsertaan ITB dalam pameran QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 juga menjadi bagian dari strategi komunikasi dan promosi internasional untuk memperkenalkan keunggulan akademik, kapasitas penelitian, serta kontribusi ITB dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 mengusung tema “Advancing Education for Purpose and Impact” dan mempertemukan lebih dari 1.500 delegasi yang terdiri atas pimpinan perguruan tinggi, akademisi, pembuat kebijakan, serta perwakilan industri dari berbagai negara, khususnya kawasan Asia Pasifik.

#itb #qs higher ed summit 2026 #qs asia pacific #kerja sama internasional #kolaborasi global #singapore management university #mou #mobilitas internasional #penelitian bersama #itb berdampak #sdg 4 #quality education #sdg 17 #partnerships for the goals #sdg 9 #industry innovation and infrastructure