UPT K3L ITB Perkuat Kompetensi Unit Kerja melalui Pelatihan SMK3L
Oleh --- -
Editor Muhammad Efriza Pandia
Dok. UPT K3L ITB
BANDUNG, itb.ac.id — UPT Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan Pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (SMK3L) sesuai ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018, Kamis (13/8/2026), di Ruang GKU Timur 9232, ITB Kampus Ganesha, Bandung.
Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan unit kerja dalam menerapkan sistem manajemen K3L secara konsisten dan berkelanjutan.
Pelatihan diikuti oleh Koordinator Keamanan, Keselamatan, dan Keterandalan Gedung (K3G), Floor Captain, serta Petugas Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dari berbagai unit kerja di lingkungan ITB. Keterlibatan personel dari setiap unit kerja diharapkan dapat memperkuat penerapan budaya K3L secara lebih menyeluruh di lingkungan kampus.
Kepala Bidang Monitoring dan Peningkatan Kualitas Layanan UPT K3L ITB, Sandi Ruswandi, S.T., S.Kom., M.M., yang mewakili Kepala UPT K3L ITB, Mugi Sugiarto, S.Si., M.A.B., dalam pembukaan kegiatan menyampaikan pentingnya peningkatan pemahaman, kompetensi, dan keterlibatan setiap unit kerja dalam penerapan sistem manajemen K3L.
“Penerapan sistem manajemen K3L membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di lingkungan ITB. Karena itu, peningkatan kompetensi dan pemahaman personel menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan penerapannya berjalan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujar Sandi.

Dok. UPT K3L ITB
Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. dr. Ir. Siska W. D. Kusumah, S.Ked., S.T., M.T., alumni FTSL ITB sekaligus mitra konsultan UPT K3L ITB dari PT Verse Consulting. Pelatihan membahas persyaratan dan penerapan ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan serta ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek dalam sistem manajemen, mulai dari konteks organisasi, kepemimpinan, perencanaan, dukungan, operasional, evaluasi kinerja, hingga peningkatan. Pembahasan dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta contoh penerapan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan K3L di lingkungan ITB.
Selain pemahaman mengenai standar ISO, pelatihan juga membahas manajemen risiko dan peluang K3L, termasuk praktik pengisian Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko serta Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan (IBPR-IADL). Peserta turut diperkenalkan dengan penggunaan Aplikasi SMK3L ITB untuk mendukung pengelolaan data K3L secara terintegrasi, terdokumentasi, dan tertelusur.
Kegiatan ditutup oleh Kepala UPT K3L ITB, Mugi Sugiarto, S.Si., M.A.B. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemateri dan seluruh peserta atas partisipasi aktif selama pelatihan serta mendorong agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di unit kerja masing-masing.
Melalui kegiatan ini, UPT K3L ITB terus mendorong penguatan kompetensi dan keterlibatan unit kerja dalam penerapan SMK3L. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan sistem manajemen K3L yang efektif sekaligus mewujudkan lingkungan ITB yang aman, sehat, andal, dan berkelanjutan.





