Rektor ITB Buka ITB Homecoming Alumni Golf, Soroti Kebutuhan JPO di Jatinangor
Oleh -
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BANDUNG, itb.a.cid - Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. membuka Kejuaraan Golf ITB Homecoming Alumni di Parahyangan Golf Kota Baru Parahyangan (KBP), Bandung, Minggu (9/8/2026). Selain menjadi ajang silaturahmi alumni, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kontribusi alumni dan mitra bagi pengembangan ITB.
Dalam sambutannya, Rektor ITB mengapresiasi konsistensi alumni yang tetap menjaga hubungan dengan almamater setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, keterikatan alumni dengan ITB tidak berhenti ketika mereka meninggalkan kampus, tetapi terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan dan kontribusi.
“ITB tidak akan besar tanpa alumni. Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan kebersamaan alumni terhadap almamater,” ujar Prof. Tata.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyoroti kebutuhan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan ITB Kampus Jatinangor. Keberadaan JPO dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan sivitas akademika dan masyarakat yang setiap hari beraktivitas serta melintas di kawasan tersebut.
Rektor mengatakan, kebutuhan infrastruktur pendukung kampus menjadi bagian dari upaya ITB untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas akademik.

Rangkaian ITB Homecoming Alumni kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada WRKMAA ITB Dr. A. Rikrik Kusmara senilai Rp500 juta dari CSR Pertamina untuk mendukung program penghijauan ITB Kampus Cirebon. Alumni kehormatan Panitia Golf juga memberikan bantuan senilai Rp500 juta untuk mendukung pengembangan Museum ITB tahap kedua. Dengan demikian, total dukungan yang diberikan mencapai Rp1 miliar
Bantuan penghijauan ITB Kampus Cirebon diharapkan mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan. Sementara itu, dukungan untuk pengembangan Museum ITB diarahkan untuk memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi sekaligus tempat untuk merawat sejarah dan perjalanan panjang ITB.

Ketua Acara Golf Homecoming Alumni, Harry Budiarto (SI94) menegaskan semua panitia berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan yang diiringi dengan misi mengumpulkan kontribusi untuk pengembangan ITB setiap tahunnya. Tekad kembali berbakti kepada almamater dilakukan karena mengingatkan para alumni banyak dibantu ketika masa kuliah dulu. Harry berharap kontribusi ini memberikan dampak yang signifikan kepada kemajuan ITB.
Kegiatan ITB Homecoming Alumni Golf tidak hanya mempertemukan alumni dalam suasana olahraga dan silaturahmi. Momentum tersebut juga memperlihatkan jejaring alumni dan kemitraan dengan dunia usaha dapat diterjemahkan menjadi dukungan konkret bagi pengembangan kampus.
Bagi ITB, semangat pulang kampus bukan sekadar kembali ke almamater, melainkan juga membawa kembali pengalaman, jejaring, kepedulian, dan kontribusi untuk bersama-sama membangun ITB yang semakin unggul dan berdampak.




