CIFEST 2026, Tandai Satu Dekade Perjalanan ITB Kampus Cirebon

Oleh Anggun Nindita -

Editor Muhammad Efriza Pandia

CIREBON, itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Cirebon memperingati satu dekade perjalanannya melalui Cirebon Fest (CIFEST) 2026 yang digelar di ITB Kampus Cirebon, Jumat (11/9/2026). Mengusung tema “Coastal Culture Reimagined”, CIFEST 2026 menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru sekaligus refleksi perjalanan dan peran ITB Kampus Cirebon dalam mendukung pengembangan wilayah.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., mengatakan satu dekade keberadaan ITB Kampus Cirebon menjadi momentum untuk merefleksikan berbagai capaian sekaligus memperkuat arah pengembangan kampus ke depan.

Menurutnya ITB Kampus Cirebon memiliki posisi strategis sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir utara Jawa Barat, khususnya koridor Subang hingga Kertajati yang merupakan bagian dari Kawasan Rebana.


Peran tersebut diperkuat melalui pengembangan program studi yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan lokal. Program studi Kriya, misalnya, dapat mengembangkan pemanfaatan bahan alami dan rotan. Sementara itu, bidang Oseanografi memiliki peluang berkontribusi melalui pengembangan teknologi desalinasi air tawar. Adapun Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) dapat mengambil peran dalam pengembangan kawasan, termasuk kawasan cagar budaya dan Keraton Cirebon.


“Program studi yang dibuka di Kampus Cirebon disesuaikan dengan potensi lokal. Ini menjadi bagian dari upaya ITB untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan wilayah,” ujar Rektor ITB.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, ITB juga tengah menyiapkan pengembangan infrastruktur Kampus Cirebon melalui rencana perluasan lahan serta pembangunan gedung dan ruang kelas tambahan di sekitar area kampus untuk menunjang kegiatan akademik.

Menyambut Mahasiswa di Kampus Cirebon

Direktur Eksekutif Multi Kampus ITB, Prof. Dr. Sri Maryati, S.T., MIP., mengatakan CIFEST merupakan tradisi tahunan ITB Kampus Cirebon untuk menyambut mahasiswa angkatan 2025 yang telah menyelesaikan Tahun Pertama Bersama (TPB) di Jatinangor dan mulai menjalani kegiatan akademik di Kampus Cirebon.

“CIFEST 2026 sekaligus menandai satu dekade perjalanan ITB Kampus Cirebon sejak penerimaan angkatan pertamanya pada 2016,” katanya.


Selain menjadi ajang penyambutan, CIFEST 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus, membangun silaturahmi, serta melihat berbagai aktivitas dan organisasi kemahasiswaan yang tersedia di Kampus Cirebon.

Prof. Sri Maryati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan ITB, pemerintah daerah, mitra industri, serta panitia penyelenggara yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap ITB Kampus Cirebon dapat terus bertumbuh, berkarya, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

ITB dan Potensi Kawasan Rebana
Peran ITB Kampus Cirebon semakin relevan dengan perkembangan Kawasan Rebana. Perwakilan Badan Pengelola Kawasan Rebana (BP Rebana), Koordinator Hubungan Kerja Sama Drs. Budhiana Kartawijaya, M.MKMT., menjelaskan Kawasan Rebana mencakup tujuh daerah di Jawa Barat, yaitu Kota/Kabupaten Cirebon, Kuningan, Subang, Majalengka, Indramayu, dan Sumedang.

Dengan populasi sekitar 10 juta jiwa, kawasan tersebut dirancang sebagai pusat pertumbuhan industri baru di Jawa Barat. Saat ini, Kawasan Rebana didukung 14 kawasan industri dan investasi lebih dari 50 perusahaan global dan multinasional, serta berbagai infrastruktur strategis seperti Tol Cipali, Tol Cisumdawu, Pelabuhan Internasional Patimban, dan sejumlah perguruan tinggi.


Menurut Budhiana, perkembangan industri di Kawasan Rebana perlu diiringi penguatan sumber daya manusia, riset, dan inovasi. Dalam konteks tersebut, ITB diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama pengembangan kawasan.

“ITB diproyeksikan sebagai lokomotif pengembangan riset, inovasi, dan sumber daya manusia di Kawasan Rebana,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa dan alumni ITB Kampus Cirebon perlu memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri global, termasuk kemampuan berbahasa asing selain bahasa Inggris, seperti bahasa Mandarin atau Jepang.

Kawasan Rebana sendiri memiliki potensi dan peran yang beragam di setiap daerah. Cirebon diarahkan sebagai pusat wisata, MICE, dan budaya; Kuningan sebagai kawasan konservasi air dan lingkungan serta pengembangan pariwisata; Subang sebagai pusat industri otomotif dan kendaraan listrik; serta Majalengka sebagai salah satu pusat manufaktur dan tekstil.

Pengembangan konektivitas kawasan juga terus diarahkan melalui infrastruktur transportasi terintegrasi. Salah satu gagasan yang dikembangkan adalah jalur kereta yang menghubungkan kawasan Jatinangor, Sumedang, hingga Arjawinangun di Cirebon.

Mengenal Kehidupan Kemahasiswaan

Ketua Pelaksana CIFEST 2026 sekaligus perwakilan Keresidenan, Kongres, KM ITB, dan MWA-WM, Faqih Ahmad Zulfikar, mengatakan CIFEST menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal Kampus Cirebon sekaligus membangun interaksi dengan sesama mahasiswa.

“CIFEST menjadi sarana penyambutan dan pengenalan kampus bagi mahasiswa angkatan 2025, wadah silaturahmi antarmahasiswa, sekaligus ruang untuk memperkenalkan tenant dan organisasi kemahasiswaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal berbagai organisasi dan aktivitas kemahasiswaan, mulai dari Presidensi/Kabinet, Kongres, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di bidang minat dan bakat, olahraga, serta kerohanian. Kampus juga menyediakan layanan pendukung seperti bimbingan konseling dan satuan tugas untuk menunjang kenyamanan mahasiswa.

Memasuki satu dekade perjalanan, ITB Kampus Cirebon diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam pendidikan, riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia bagi Cirebon serta Kawasan Rebana. Bagi mahasiswa, CIFEST 2026 menjadi awal perjalanan baru untuk tumbuh dan berkarya di kampus yang berada di kawasan pesisir utara Jawa Barat tersebut.

#cifest #itb kampus cirebon #sdg4 #quality education #sdg8 #decent work and economic growth #sdg9 #industry innovation and infrastructure #sdg11 #sustainable cities and communities #sdg17 #partnerships for the goals