Infinite Showdown 2026: INFINITY ITB Hadirkan Pertunjukan Tari Bertema Kehidupan Desa dan Kota

Oleh Vito Egi Nandriansyah - Mahasiswa Teknik Geofisika, 2021

Editor Anggun Nindita

Seluruh penampil pada akhir acara Infinite Showdown 2026 pada 4 April 2026 di Padepokan Seni Mayang Sunda. (ITB/INFINITY ITB)

BANDUNG, itb.ac.id – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) INFINITY ITB kembali menghadirkan Infinite Showdown 2026, Sabtu (4/6/2026), di Padepokan Mayang Sunda. Agenda ini merupakan sebuah pertunjukan tari tahunan yang menjadi wadah bagi para anggotanya untuk menampilkan kemampuan terbaik di bidang dance.

Tahun ini, acara tersebut mengangkat tema kehidupan desa dan kota dengan sentuhan nuansa Indonesia yang kental, baik melalui pemilihan lagu maupun atmosfer panggung.

Kepala Divisi Eksternal INFINITY ITB, Nelson, menjelaskan bahwa setiap penyelenggaraan Infinite Showdown selalu menghadirkan konsep yang berbeda. “Infinite Showdown merupakan acara tahunan INFINITY untuk menampilkan karya anggota di bidang dance. Setiap tahun kami mengangkat tema dan alur cerita yang berbeda. Tahun ini, kami mencoba menghadirkan nuansa kehidupan desa dan kota dengan sentuhan Indonesia,” ujarnya.


Keanggunan kebaya yang memperkuat konsep tradisional berpadu dengan gerak modern dalam penampilan Infinite Showdown 2026 pada 4 April 2026 di Padepokan Seni Mayang Sunda. (ITB/INFINITY ITB)

Lebih dari sekadar pertunjukan, acara ini juga diharapkan dapat memperluas apresiasi mahasiswa terhadap seni, khususnya seni pertunjukan. Di tengah dominasi bidang STEM dan bisnis di lingkungan kampus, ruang bagi seni dinilai tetap penting untuk terus dikembangkan.

“Melalui Infinite Showdown, kami berharap mahasiswa dapat lebih menghargai seni, terutama seni tari. Meskipun banyak yang tidak memiliki latar belakang seni, tetap ada ruang untuk belajar dan berkembang,” tambah Nelson.

Sebagai inti acara, Infinite Showdown 2026 menampilkan pertunjukan tari yang dikemas dalam alur cerita terstruktur dengan menghadirkan tujuh genre dance yang berbeda. Sekitar 50 orang yang terdiri dari penari dan panitia terlibat dalam penyelenggaraan ini, dengan jumlah penonton mencapai kurang lebih 100 orang.


Salah satu atraksi mendebarkan yang mengundang decak kagum penonton dalam Infinite Showdown 2026 pada 4 April 2026 di Padepokan Seni Mayang Sunda. (ITB/INFINITY ITB)

Di balik penyelenggaraannya, tim INFINITY ITB menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan waktu, sumber daya manusia, hingga pendanaan. Meski demikian, kerja sama tim menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai hambatan tersebut.

“Tantangan terbesar ada pada waktu, SDM, dan dana karena seluruh proses kami kerjakan secara mandiri. Namun, kami saling mendukung agar acara ini tetap dapat berjalan dengan baik,” jelas Nelson.

Ke depan, INFINITY ITB berharap Infinite Showdown dapat terus menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana pengembangan diri bagi para anggotanya, serta menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi penonton.

“Semoga acara ini dapat menjadi wadah untuk menampilkan karya terbaik sekaligus tempat belajar. Bagi penonton, kami harap dapat memperoleh pengalaman yang menyenangkan dan semakin memahami seni tari. Ke depannya, semoga Infinite Showdown dapat berkembang lebih sukses dan menjangkau lebih banyak orang,” tutupnya.


Salah satu bagian penampilan dalam Infinite Showdown 2026 pada 4 April 2026 di Padepokan Seni Mayang Sunda. (ITB/INFINITY ITB).

Reporter: Vito Egi Nandriansyah (Teknik Geofisika, 2021)

#infinity itb #mahasiswa #kreativitas #budaya #sdg4 #quality education #sdg3 #good health and well being #sdg10 #reduced inequalities #sdg11 #sustainable cities and communities