Gandeng Komunitas Kampus, Tiento Tunjukkan Kekuatan Brand Lokal di ITB
Oleh Merryta Kusumawati - Mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika, 2025
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BANDUNG, itb.ac.id – Brand sportwear lokal, Tiento, hadir di Entrepreneur Hub ITB 2025 sebagai bukti kiprah merek asal Bandung dalam memajukan industri olahraga nasional. Acara yang digelar di Aula Timur Kampus ITB Ganesha, 17–18 September 2025, menjadi ruang temu antara pelaku usaha dan dunia akademik.
“Kami bertujuan agar masyarakat semakin menyadari pentingnya berolahraga,” ujar Sandi Aldiansyah Prawira, perwakilan Tiento. Ia menambahkan, “Visi dan misi kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk aktif berolahraga, sekaligus menyediakan kebutuhan perlengkapan olahraga, mulai dari seragam, pakaian performa tinggi, hingga produk yang mendukung gaya dan tren fesyen.”
Dari Garmen Rumahan ke Ajang Marathon Internasional
Sandi menuturkan bahwa Tiento telah berdiri sejak 2013. “Tiento awalnya hanya berupa usaha garmen sederhana dengan satu toko,” jelasnya. “Kini kami telah berkembang, memiliki beberapa cabang, dan pusat terbesar kami tetap berada di Bandung sebagai basis utama.”
Pengalaman panjang tersebut membawa Tiento dipercaya di berbagai ajang lari bergengsi. “Di Kota Bandung, nama Tiento sudah dikenal luas. Kami juga telah berpartisipasi dalam sejumlah event lari seperti Jakarta International Marathon dan Digiland,” ungkapnya.
Produksi Mandiri

Mengenai proses produksi, Sandi menjelaskan, “Seluruh proses penjahitan hingga menjadi produk jadi kami lakukan secara mandiri, baik melalui in-house production maupun bekerja sama dengan mitra garmen.” Namun, ia mengakui bahan baku masih diimpor. “Untuk bahan baku, kami memang masih mengandalkan pemasok dari luar negeri karena ketersediaan bahan spesifik di Indonesia masih terbatas.”
Tantangan lain muncul dari sisi pasokan. “Kami tidak memproduksi bahan sendiri sehingga ketersediaan stok sering kali bergantung pada pemasok,” katanya. Meski demikian, Tiento tetap menonjolkan kualitas dan harga kompetitif. “Produk kami dapat menjangkau berbagai kalangan, baik anak muda maupun orang tua, dengan desain yang fleksibel dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan merek internasional seperti Nike atau Adidas,” kata Sandi.
Kolaborasi dengan ITB dan Komunitas
Kehadiran di Entrepreneur Hub ITB membuka peluang kemitraan dengan dunia kampus. “Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan ITB maupun universitas lain, termasuk mendukung kegiatan komunitas melalui penyediaan jersey dan perlengkapan olahraga,” tutur Sandi.
Meski kolaborasi riset formal belum berjalan, Tiento siap menyambutnya. “Saat ini fokus kami masih pada pengembangan bisnis, tetapi ke depan kami tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerja sama di bidang akademik,” ujarnya. “Apabila ITB memiliki rencana menyelenggarakan event lari, kami siap berpartisipasi.”
Dengan semangat inovasi dan komitmen terhadap gaya hidup sehat, Tiento memanfaatkan Entrepreneur Hub ITB 2025 untuk memperluas jejaring, mengajak komunitas kampus, dan menunjukkan bahwa brand olahraga lokal mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional seraya tetap setia pada akar Bandung yang melahirkannya.
Reporter: Merryta Kusumawati (Teknik Geodesi dan Geomatika, 2025)








