GSC Talk #1, Bahas Carbon Capture and Storage hingga Potensi Indonesia Menjadi Regional CCS Hub

Oleh M. Naufal Hafizh

Editor -

BANDUNG, itb.ac.id – Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi, Institut Teknologi Bandung (HMTG “GEA” ITB) menyelenggarakan GSC Talk #1 sebagai rangkaian dari kegiatan Geology Student Competition 2024. Acara bertajuk "What is Carbon Capture and Storage? Is it Necessary in This Era?" ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (25/5/2024).

Salah seorang narasumber, Diofany Swandrina Putri, Head of Business Development Indonesia CCS Center dan Energy Specialist di Kementerian ESDM, memaparkan secara mendalam teknologi CCS.

“CCS itu simply Carbon Capture and Storage. Ada tiga proses utama yang dilakukan, capture, transport, dan storage,” ujarnya.

CCS menjadi salah satu solusi penting dalam mengurangi emisi karbon dan mencapai target Net Zero Emission. “Kita membicarakan global boiling. Bumi ini makin panas. Sayang banget kalau nanti ini benar terjadi,” ujarnya, menyinggung kenaikan temperatur bumi akibat pemanasan global yang berdampak pada hilangnya pulau-pulau kecil, termasuk di Indonesia.

Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi regional CCS Hub, ditunjang oleh kapasitas penyimpanan karbon yang melimpah, lokasi strategis, dan potensi ekonomi yang menjanjikan.

   

“Kita punya kapasitas penyimpanan sampai 1000 tahun untuk emisi Indonesia saja,” katanya.

Sejumlah CCS yang sudah dijalankan di Indonesia oleh perusahaan-perusahaan minyak dan gas besar, seperti BP, ExxonMobil, Pertamina, dan PLN. Indonesia pun telah memiliki kerangka regulasi yang cukup kuat untuk mendukung pengembangan CCS.

“Kita lagi berlomba sama Malaysia, Timor Leste, Thailand, dan Vietnam untuk jadi regional CCS hub,” katanya.

Adapun pengembangan CCS di Indonesia dapat memberikan berbagai manfaat yang signifikan, di antaranya mengurangi emisi karbon, membuka lapangan pekerjaan baru, dan mendorong investasi dalam teknologi hijau.

"Harapannya, CCS bisa menghidupkan perekonomian Indonesia dan mendorong transisi menuju green economy," tuturnya.

Melalui GSC Talk #1, HMTG “GEA” ITB berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya teknologi CCS dalam mengatasi perubahan iklim. Acara ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk berdiskusi dan mendapatkan informasi lengkap tentang CCS serta potensi Indonesia dalam menjalankan teknologi tersebut.

Reporter: Hafsah Restu Nurul Annafi (Perencanaan Wilayah dan Kota, 2019)


scan for download