ITB dan Monash University Perkuat Kolaborasi untuk Mendukung Pengembangan Rebana Metropolitan

Oleh M. Naufal Hafizh, S.S.

Editor M. Naufal Hafizh, S.S.


BANDUNG, itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Monash University, Australia, atas nama The Australia-Indonesia Centre (AIC), memperkuat kolaborasi untuk mendukung pembangunan kawasan Rebana Metropolitan di Jawa Barat. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman di Rektorat ITB, Kamis (13/8/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D. dan Executive Director The Australia-Indonesia Centre, Boyd Whalan.

Kerja sama tersebut diarahkan pada pembentukan platform kemitraan jangka panjang antara Australia dan Indonesia untuk mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengimplementasikan 9 Steps to Develop West Java di kawasan Rebana Metropolitan.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi dan jejaring internasional dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan berbasis pengetahuan, riset, dan inovasi.

Prof. Lavi menyampaikan bahwa kerja sama antara ITB dan AIC yang telah terjalin selama lebih dari 13 tahun memasuki babak baru yang semakin konkret.

"Penandatanganan hari ini menandai tonggak sejarah penting lainnya dalam kolaborasi jangka panjang kita. Hari ini kita memperluas lingkup kerja sama untuk mendukung secara langsung program Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Kawasan Metropolitan Rebana yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan," ujarnya.

Metropolitan Rebana diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masa depan Jawa Barat melalui pendekatan inovasi, modernisasi infrastruktur, dan keterpaduan industri. Kehadiran ITB melalui jaringan multidisiplin serta Kampus Cirebon memiliki peran krusial dalam mengawal akselerasi pembangunan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Boyd Whalan, mengatakan, isu transisi energi di Kawasan Rebana sangat relevan dengan dinamika rantai pasok global dan geopolitik saat ini.

"Kawasan Rebana menyajikan peluang yang sangat fantastis bagi kita untuk mengembangkan kolaborasi. Kebutuhan energi di sana adalah tantangan sekaligus peluang untuk penelitian akademik, juga kolaborasi industri yang diharapkan mampu mendorong investasi besar antara Australia dan Indonesia, " ujarnya.

Melalui kesepakatan ini, kolaborasi kedua pihak diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan kapasitas akademik, riset, inovasi, serta jejaring kedua institusi dalam mendukung agenda pembangunan Jawa Barat, khususnya kawasan Rebana Metropolitan.

#itb #kolaborasi internasional #rebana #mou #nota kesepahaman