ITB Perluas Jejaring Kolaborasi Global melalui QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 di Bali
Oleh NNA -
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
BALI, itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) berpartisipasi dalam "QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026" yang diselenggarakan di Bali, sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional dan mengembangkan kolaborasi strategis dengan berbagai perguruan tinggi serta mitra global, Selasa (3/11/2026).
Dalam forum pendidikan tinggi internasional ini, ITB hadir dengan delegasi sekitar 15 orang untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Partisipasi ITB dari QS Summit untuk memperkuat strategi ITB dalam meningkatkan reputasi dan daya saing internasional menuju target 150 ranking perguruan tinggi dunia pada 2030.
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa keikutsertaan ITB dalam QS Higher Ed Summit merupakan kesempatan strategis untuk membangun kemitraan internasional.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, ITB mengagendakan lima pertemuan utama dengan mitra strategis untuk membahas potensi kerja sama dan penandatanganan nota kesepahaman dengan salah satu mitra strategis. Selain itu, sejumlah mitra perguruan tinggi luar negeri telah menghubungi ITB secara langsung untuk menyampaikan ketertarikan menjalin kolaborasi. Rektor ITB juga mengikuti tiga presidents' roundtable dalam rangka mendiskusikan peran strategis perguruan tinggi di perkembangan dunia saat ini.
“Kehadiran ITB dalam forum ini bukan hanya untuk meningkatkan visibilitas internasional, juga untuk membuka peluang kolaborasi yang untuk reputasi global. Kami ingin memperkuat kemitraan dalam pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak, memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat,” ujar Prof. Tatacipta.
Selain mengikuti rangkaian pertemuan dan diskusi internasional, ITB juga menghadirkan booth pameran sebagai sarana memperkenalkan keunggulan akademik, kapasitas riset, inovasi teknologi, community development, serta berbagai peluang kerja sama internasional.
Keikutsertaan ITB kali ini juga berupaya untuk mempromosikan berbagai program mobilitas internasional di ITB, seperti beragam program summer course, penelitian dan pembimibingan mahasiswa secara bersama dengan calon mitra.
Selain Rektor ITB, juga hadir Ketua TP3I ITB Prof. Satria Bijaksana, Ketua SPM Prof. Suprijadi, Dekan SBM Prof. Aurik Gustomo, Dekan FITB Dr. techn. Dudy Darmawan Wijaya, Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Dr. N. Nurlaela Arief, Kepala Subdirektorat Kemitraan Internasional Prananda Luffiansyah Malasan, Ph.D., Sekretaris Bidang Reputasi Kelembagaan Winny Wulandari, Ph.D., serta para dosen dan staf ITB.
.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)
