ITB Sabet Dua Penghargaan di UI GreenMetric Indonesia Awarding 2025
Oleh - - -
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
SEMARANG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menyabet dua penghargaan dalam ajang UI GreenMetric Indonesia 2025. Acara awarding ajang UI GreenMetric Indonesia tahun ini diselenggarakan pada Selasa, 16 Desember 2025, di Universitas Diponegoro, Semarang.
Dalam awarding tersebut, ITB yang diwakili Prof. Dr. Herto Dwi Ariesyady, S.T., M.T. (Sekretaris Bidang Penjaminan Mutu Layanan Prima – Satuan Penjaminan Mutu) menerima penghargaan sebagai "Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan Kedelapan di Indonesia" serta sebagai "Perguruan Tinggi Terbaik yang Kembali Berpartisipasi di Indonesia".
Pencapaian ini menjadi peningkatan yang signifikan bagi ITB sejak terakhir kali mengikuti pemeringkatan UI GreenMetric pada tahun 2020. Hal tersebut disampaikan Prof. Herto saat memberikan sambutan mewakili ITB dalam penyerahan penghargaan Perguruan Tinggi Terbaik yang Kembali Berpartisipasi di Indonesia.

“Pada tahun 2020, ITB terakhir mengikuti UI GreenMetric ini. Pada saat itu ranking kami sangat rendah, hanya 336 sedunia atau 22 di Indonesia terbaik. Alhamdulillah pada tahun ini kita telah mencapai peningkatan yang sangat signifikan. Sekarang menjadi delapan terbaik se-Indonesia atau mungkin 53 terbaik se-dunia," ujarnya.
Beliau mengatakan, hasil ini berkat dukungan dari semua sivitas akademika ITB yang telah kerja keras menata kembali, membenahi kembali keberlanjutan di kampus ITB. "Tentunya ini perlu kami lanjutkan, semoga menjadi inspirasi dan motivasi bagi kampus-kampus lainnya untuk berikan terbaik untuk mencapai Indonesia yang lebih maju dan dunia yang lebih lestari. Terima kasih kepada UI GreenMatric yang telah memberikan apresiasi ini. Semoga tetap atau lebih berjaya lagi UI GreenMatric ini,” ucap Prof. Herto.

Secara keseluruhan, ITB menempati peringkat ke-53 dunia dan peringkat ke-8 nasional, dengan perolehan skor pada masing-masing indikator sebagai berikut: 1.425 untuk setting and infrastructure, 1.460 untuk energy and climate change, 1.650 untuk waste, 950 untuk water, 1.550 untuk transportation, serta 1.800 untuk education and research, dengan total skor mencapai 8.835.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi ITB untuk terus bertransformasi dan berkembang sebagai kampus ramah lingkungan yang berkelanjutan.








