Kolaborasi ITB–Pemkab Kuantan Singingi, Siapkan SDM Unggul untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Oleh Anggun Nindita

Editor Anggun Nindita

BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan berlangsung pada Rabu (21/1/2026) di Ruang Rapim A, Gedung Rektorat ITB, Bandung.

MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dan Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, M.M. Kerja sama ini menjadi landasan strategis bagi kedua pihak dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia unggul.

Dalam sambutannya, Rektor ITB menyampaikan bahwa sebagai perguruan tinggi teknik tertua di Indonesia dengan reputasi kelas dunia, ITB memiliki tanggung jawab untuk tetap relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, ITB secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“ITB banyak bekerja sama dengan pemerintah daerah, baik dalam peningkatan kapasitas guru melalui pendidikan magister dan pelatihan, peningkatan kapasitas siswa agar siap masuk perguruan tinggi negeri yang berkualitas, hingga kerja sama riset dan kajian potensi daerah,” ujar Prof. Tatacipta.

Ia menambahkan, ITB memiliki berbagai program yang dapat mendukung daerah, antara lain program Pralulus Universitas untuk mempersiapkan siswa daerah masuk perguruan tinggi, skema seleksi khusus berbasis kerja sama daerah, serta kajian penelitian terkait potensi sumber daya alam, termasuk sumber daya mineral.

Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, ITB juga aktif terlibat dalam penanganan kebencanaan dan penguatan infrastruktur dasar, seperti penyediaan instalasi pengolahan air bersih portable dan berskala kecil, serta program kelistrikan untuk wilayah terpencil. Selain itu, ITB kini aktif pula dalam pemulihan pascabencana di Sumatra.

“Penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, tetapi diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang nyata, berkelanjutan, dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” katanya.


Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran pimpinan ITB atas kesediaan menjalin kemitraan strategis dengan Pemkab Kuansing. Ia menekankan bahwa Kuantan Singingi memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari mineral, energi, hingga sumber daya pertanian, namun membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang unggul untuk mengelolanya secara mandiri dan berkelanjutan.

“Pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan alam. Yang paling penting adalah investasi pada sumber daya manusia. Karena itu, kami berkomitmen menyiapkan generasi Kuantan Singingi yang berilmu, berintegritas, dan mampu menjadi arsitek pembangunan daerahnya sendiri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rencana besar Pemkab Kuansing dalam pengembangan SDM, antara lain program ‘satu desa satu doktor’, penyediaan beasiswa jenjang S1, S2, dan S3, serta skema khusus agar putra-putri daerah dapat mengakses pendidikan di perguruan tinggi unggulan seperti ITB.

Beliau berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, riset terapan, dan pemanfaatan teknologi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

#mou #itb #pemkab kuantan singingi #kolaborasi #sdg4 #qualityeducation #sdg9 #industry innovation infrastructure #sdg11 #sustainable cities communities #sdg17 #partnerships for thegoals