ITB, Kemenkes, dan BMHS Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset Bedah Robotik
Oleh -
Editor M. Naufal Hafizh, S.S.
JAKARTA, itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan PT Bundamedik Tbk (BMHS) dalam pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi teknologi kesehatan, serta kompetensi sumber daya manusia di bidang bedah robotik. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di RSU Bunda Jakarta, Senin (27/7/2026).
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, BMHS menghibahkan sistem bedah robotik kepada FTMD ITB untuk dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi teknologi medis. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempertemukan pengalaman klinis rumah sakit dengan kompetensi akademik dan rekayasa teknologi di perguruan tinggi.

Kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem bedah robotik nasional yang tidak hanya bergantung pada penggunaan teknologi dari luar negeri, tetapi juga didukung pengembangan pengetahuan, talenta, dan inovasi di dalam negeri. Mahasiswa, dosen, peneliti, tenaga medis, serta masyarakat diharapkan memperoleh manfaat dari peningkatan kapasitas riset dan layanan kesehatan berbasis teknologi tersebut.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan penyedia layanan kesehatan tersebut sejalan dengan agenda transformasi kesehatan nasional. Pengembangannya mencakup penguatan layanan rujukan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta pembangunan ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, teknologi robotik menjadi salah satu fokus dalam transformasi industri kesehatan nasional, bersama kecerdasan artifisial di bidang kesehatan dan bioteknologi. Menurutnya, pengembangan teknologi kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk rumah sakit swasta dan institusi pendidikan.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin; Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus; Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Azhar Jaya, jajaran pimpinan dan anggota BMHS, di antaranya Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM., MMIS., MBA., FRANZCOG., SpOG. dan Direktur Utama PT Bundamedik Tbk Dr. Agus Heru Darjono; Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.; Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D., Dekan FTMD ITB Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng., Direktur Kemitraan ITB Dr. Ir. Endra Gunawan, S.T., M.Sc., dan Ir. Vani Virdyawan, S.T., M.T., Ph.D.
.jpg)
Setelah penandatanganan kerja sama, para peserta berkesempatan mengunjungi fasilitas RSU Bunda Jakarta untuk melihat secara langsung implementasi teknologi bedah robotik yang telah diterapkan. Kunjungan ini memberikan gambaran mengenai berbagai sistem robotik medis yang digunakan dalam mendukung tindakan bedah modern, sekaligus menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai pemanfaatan teknologi robotik dalam pelayanan kesehatan serta peluang pengembangannya melalui kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan industri.
Melalui kolaborasi ini, ITB turut berperan dalam menyiapkan fondasi keilmuan dan teknologi bagi pengembangan bedah robotik Indonesia. Sinergi antara keahlian teknik, pengalaman klinis, dan kebijakan pemerintah diharapkan dapat melahirkan inovasi teknologi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memperkuat kemandirian industri kesehatan nasional.
.jpeg)





